Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) NTB telah menambah sejumlah rest shelter di tiap jalur utama pendakian Rinjani. Fasilitas ini dirancang dengan prinsip ramah lingkungan untuk meningkatkan kenyamanan pendaki sekaligus melindungi ekosistem gunung.
Setiap shelter dibangun menggunakan bahan baku lokal yang dapat terurai, dilengkapi panel surya untuk penerangan, serta sistem pengelolaan limbah cair yang meminimalkan pencemaran. Tempat istirahat ini diletakkan di titik strategis seperti Sembalun, Senaru, dan puncak Rinjani, sehingga pendaki dapat beristirahat, mengisi ulang perbekalan, dan mendapatkan informasi keselamatan.
- Material: bambu dan kayu terpilih, anti rayap, dan tahan cuaca.
- Energi: panel surya 10W, lampu LED hemat energi.
- Sanitasi: toilet kompos dengan sistem biofilter.
- Fasilitas: tempat duduk, meja lipat, kotak penyimpanan air bersih.
Pembangunan ini merupakan bagian dari program konservasi yang menargetkan pengurangan jejak ekologis pendakian. Balai TNGR menegaskan bahwa shelter tidak hanya memberi kenyamanan, melainkan juga berfungsi sebagai pos edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Pengunjung diharapkan mematuhi tata cara penggunaan, seperti tidak meninggalkan sampah, tidak merusak fasilitas, serta melaporkan kerusakan kepada petugas taman nasional. Dengan adanya shelter ini, diharapkan tingkat insiden kesehatan dan kecelakaan turun, sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman wisata alam di NTB.




