Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | Selama bulan Maret 2026, provinsi Jawa Barat beserta wilayah sekitarnya tercatat mengalami 111 kejadian gempa bumi, menurut data yang dipublikasikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kelas. Jumlah ini menunjukkan peningkatan aktivitas seismik dibandingkan bulan sebelumnya.
Mayoritas gempa berada pada skala magnitudo 2,0 hingga 3,5, yang biasanya tidak menimbulkan kerusakan struktural. Hanya beberapa gempa dengan magnitudo 4,0 ke atas yang terdeteksi, namun dampaknya masih terbatas pada getaran ringan di area perkotaan.
Berikut rangkuman mingguan kejadian gempa selama Maret 2026:
| Minggu | Jumlah Gempa | Magnitudo Rata‑Rata |
|---|---|---|
| Minggu 1 (1‑7) | 28 | 2,8 |
| Minggu 2 (8‑14) | 22 | 2,7 |
| Minggu 3 (15‑21) | 26 | 2,9 |
| Minggu 4 (22‑31) | 35 | 3,0 |
Wilayah yang paling sering terdampak antara lain daerah Bandung, Subang, dan Cianjur. Meskipun sebagian besar gempa bersifat lemah, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama di daerah rawan longsor dan bangunan tidak tahan gempa.
BMKG juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan, seperti memperkuat struktur bangunan, menyiapkan peralatan darurat, serta mengikuti peringatan resmi yang disampaikan melalui media lokal dan aplikasi resmi lembaga. Upaya mitigasi ini diharapkan dapat mengurangi potensi kerugian bila terjadi gempa dengan intensitas lebih tinggi.




