Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | Provinsi Jawa Barat berhasil mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$6,55 miliar selama tiga bulan pertama tahun 2024 (Januari hingga Maret). Angka ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menjadi bukti kuat daya saing ekspor daerah.
Berikut rincian utama yang berkontribusi pada pencapaian tersebut:
- Ekspor unggulan: Produk elektronik, kendaraan bermotor, dan barang manufaktur lainnya mendominasi volume ekspor.
- Impor terkendali: Penurunan impor bahan baku mentah dan komoditas energi membantu menurunkan defisit.
- Kebijakan pemerintah: Insentif fiskal serta dukungan infrastruktur memperlancar proses logistik.
Data lengkap dapat dilihat pada tabel berikut:
| Periode | Surplus (USD) |
|---|---|
| Januari – Maret 2024 | 6,55 miliar |
Surplus ini tidak hanya meningkatkan cadangan devisa provinsi, tetapi juga memberikan sinyal positif bagi investor domestik maupun asing. Analis memperkirakan bahwa tren ini dapat berlanjut jika sektor manufaktur terus mendapatkan dukungan kebijakan dan akses pasar global yang stabil.
Secara keseluruhan, pencapaian surplus perdagangan ini menjadi indikator penting dalam menilai kesehatan ekonomi Jawa Barat serta potensi pertumbuhan ekonomi regional di tahun-tahun mendatang.




