Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Pemerintah Jepang melalui Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) berencana mengirimkan delegasi pakar ke Greenland pada musim panas tahun ini untuk menilai potensi penambangan logam tanah jarang di wilayah tersebut.
Delegasi yang akan berangkat terdiri atas ilmuwan, perwakilan perusahaan tambang, serta pejabat kebijakan energi. Mereka akan melakukan kunjungan ke lokasi‑lokasi potensial, termasuk proyek Kvanefjeld yang dikenal memiliki cadangan signifikan uranium dan logam tanah jarang.
- Mengidentifikasi cadangan yang dapat diproduksi secara komersial.
- Menilai dampak lingkungan dan sosial dari operasi tambang.
- Mengevaluasi peluang kerjasama investasi antara perusahaan Jepang dan Greenland.
- Mengembangkan rencana diversifikasi pasokan logam tanah jarang yang selama ini sangat bergantung pada China.
Keputusan ini mencerminkan upaya Jepang untuk memperkuat keamanan pasokan material penting yang dibutuhkan dalam sektor elektronik, kendaraan listrik, dan teknologi pertahanan. Pemerintah Greenland menyambut baik kunjungan tersebut, menekankan komitmen mereka terhadap standar lingkungan yang ketat.
Jika hasil studi menunjukkan kelayakan ekonomi dan lingkungan, Jepang diperkirakan akan mempertimbangkan investasi jangka panjang serta kemungkinan pembangunan fasilitas pengolahan di Greenland.




