Frankenstein45.Com – 19 April 2026 | Jusuf Kalla (JK) menilai bahwa penyebaran video ceramah yang menampilkan nama Maluku-Poso di media sosial belakangan ini tidak lepas dari motif tertentu. Video tersebut menjadi viral tak lama setelah mantan Gubernur Sumatera Utara, Rismon Sianipar, dilaporkan terkait dugaan pelanggaran hukum.
- Video ceramah menampilkan nama Maluku-Poso dan berisi pesan religius yang diinterpretasikan sebagian netizen sebagai dukungan politik.
- Rismon Sianipar dilaporkan karena dugaan keterlibatan dalam korupsi, yang menimbulkan sorotan publik intensif.
- JK menilai waktu penyebaran video yang bertepatan dengan laporan Rismon menciptakan kesan manipulasi media.
Selain menyoroti video tersebut, JK juga menanggapi isu mengenai ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan ramai diperdebatkan. Ia menyatakan bahwa perdebatan tersebut berpotensi memecah belah masyarakat jika tidak dikelola dengan bijak.
JK mengingatkan bahwa fokus publik seharusnya diarahkan pada upaya penegakan hukum yang transparan serta penyelesaian masalah pendidikan, bukan pada rumor yang dapat menimbulkan polarisasi.
Ia mengajak semua pihak, baik politikus maupun warga, untuk menahan diri dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi dan lebih mengutamakan dialog konstruktif.







