Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | Asisten kepala timnas Indonesia, Dandri Dauri, mengaku secara terbuka bahwa sebelum menerima tawaran menjadi asisten pelatih John Herdman, ia belum mengenal satu pun pemain Timnas Garuda. Pengakuan tersebut muncul bersamaan dengan keputusan John Herdman yang merilis daftar 22 pemain untuk pemusatan latihan menjelang Piala AFF 2026, termasuk tiga pemain Borneo FC dan menyinggung kemungkinan pemanggilan kembali veteran Andik Vermansah.
Pemanggilan Tiga Penggawa Borneo FC
PSSI melalui John Herdman mengumumkan tiga nama penggawa Borneo FC yang masuk dalam skuad Timnas Indonesia: kiper sekaligus kapten Nadeo Argawinata, gelandang Rivaldo Pakpahan, dan bek kanan muda Alfharezzi Buffon. Ketiganya dipilih untuk ikut serta dalam pemusatan latihan pada 26‑30 Mei 2026 sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2026.
- Nadeo Argawinata – berusia 26 tahun, berada di puncak kariernya sebagai penjaga gawang.
- Rivaldo Pakpahan – gelandang serba bisa yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.
- Alfharezzi Buffon – bek kanan berusia 20 tahun, lahir 28 April 2006, menjadi pemain termuda yang dipanggil.
Manajer Borneo FC, Fabio Lefundes, awalnya sempat mengkritik keputusan Herdman yang tidak memasukkan Komang Teguh, namun kemudian memuji keputusan pemanggilan tiga pilar tersebut sebagai kebanggaan klub. Dandri Dauri menegaskan bahwa kehadiran pemain‑pemain muda ini dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan mereka di liga domestik.
Asisten Herdman Mengakui Ketidaktahuan Terhadap Pemain Lokal
Sebelum bergabung dengan staf kepelatihan Timnas Indonesia, Dandri Dauri mengaku tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang skuad Garuda. “Saya belum pernah menonton pertandingan Timnas secara intensif, jadi saya tidak tahu siapa saja yang layak masuk,” ujarnya dalam wawancara dengan media lokal. Pengakuan ini menimbulkan pertanyaan tentang proses seleksi pemain, namun Herdman menegaskan bahwa ia mengandalkan rekomendasi pelatih lokal serta data performa di Liga 1.
Herdman menambahkan bahwa kombinasi pemain senior berpengalaman dengan talenta muda merupakan strategi utama untuk regenerasi Timnas Indonesia. Ia berharap asisten baru seperti Dauri dapat membantu menjembatani kesenjangan pengetahuan tersebut.
Andik Vermansah: Kandidat Veteran yang Dipertimbangkan
Di tengah keterbatasan opsi pemain yang bermain di luar negeri, nama veteran Andik Vermansah muncul kembali sebagai kandidat kuat untuk kembali dipanggil. Andik, yang kini berlabuh di Garudayaksa FC, mencatat 13 assist dan dua gol dalam 23 penampilan musim ini, menjadikannya raja assist di kompetisi Championship.
Performa impresifnya, terutama dalam membantu tim meraih promosi ke Super League, menarik perhatian Herdman yang sedang mencari kreativitas di lini serang. Meskipun usianya sudah menginjak 34 tahun, pengalaman internasional Andik sejak debut 2012 (30 caps, 2 gol) dianggap bernilai untuk membimbing generasi muda.
Jika terpilih, Andik akan menjadi contoh nyata bahwa pemain domestik dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemain luar negeri yang tidak tersedia karena jadwal klub.
Strategi Timnas Indonesia ke Piala AFF 2026
Dengan pemusatan latihan yang dijadwalkan akhir Mei, Herdman menekankan pentingnya keseimbangan antara pengalaman dan energi muda. Tiga pemain Borneo FC diharapkan dapat menambah kedalaman skuad, sementara Andik Vermansah berpotensi menjadi penggerak kreatif di lini tengah.
Selain itu, asisten baru Dandri Dauri akan berperan sebagai penghubung antara staf asing dan pemain lokal, membantu mengidentifikasi talenta yang belum terkenal di kancah internasional.
Keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada kemampuan Herdman dan stafnya dalam memaksimalkan potensi pemain domestik serta mengintegrasikan pemain muda ke dalam taktik yang kompetitif.
Jika semua elemen berjalan selaras, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk tampil lebih kompetitif di Piala AFF 2026, sekaligus memperkuat basis pemain lokal untuk kompetisi internasional mendatang.




