Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Jakarta, 27 Mei 2026 – Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, telah mengumumkan daftar 23 pemain yang dipanggil ke training camp (TC) pertama menjelang Piala AFF 2026. Di antara nama-nama yang masuk, lima pemain baru – Thom Haye, Marc Klok, Shayne Pattynama, Muhammad Riyandi, dan Cahya Supriadi – menjadi sorotan utama karena diharapkan dapat menambah kedalaman dan variasi taktik Garuda.
Pelatihan Intensif di Jakarta
TC resmi dimulai pada Selasa, 26 Mei 2026, dan dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026. Selama lima hari, Herdman menekankan pentingnya chemistry antara pemain senior, wajah baru, serta pilar muda yang masih dalam tahap pengembangan. Lokasi pelatihan berada di fasilitas PSSI, Jakarta, dengan dukungan staf medis, analis video, dan pelatih kebugaran.
“Kami ingin menciptakan sinergi yang cepat karena waktu menjelang AFF sangat singkat. Kombinasi pengalaman dan energi muda adalah kunci,” ujar Herdman dalam konferensi pers pembukaan.
Kelima Pendatang Baru
- Thom Haye – Gelandang serba guna yang sebelumnya bermain di Liga Belanda, kini bergabung dengan Persija Jakarta. Haye dikenal memiliki visi permainan yang baik dan kemampuan menciptakan peluang dari lini tengah.
- Marc Klok – Bek tengah berpengalaman, pernah menembus kompetisi Asia dan Eropa. Kehadirannya diharapkan memperkuat lini belakang serta memberi arahan pada pemain muda.
- Shayne Pattynama – Penyerang cepat yang pernah bermain di Malaysia Super League, membawa dinamika serangan balik yang tajam.
- Muhammad Riyandi – Kiper berbakat asal Bandung, tampil menonjol di Liga 1 2025/2026. Riyandi diharapkan menjadi opsi andalan di posisi gawang.
- Cahya Supriadi – Bek kiri yang menonjolkan kecepatan dan kemampuan crossing, kini membela Persib Bandung.
Selain lima pemain baru, Herdman juga menyertakan nama-nama yang sudah familiar di skuad, seperti Marselino Ferdinan yang bermain di Slovakia, serta pemain muda menjanjikan Rayhan Hannan, Rivaldo Pakpahan, dan Fajar Fathur Rahman.
Strategi Seleksi dan Pemotongan Pemain
Menjelang laga persahabatan melawan Oman pada 5 Juni 2026, Herdman sempat merilis daftar panggilan yang mencapai 44 nama. Namun, regulasi FIFA mengharuskan hanya 23 pemain yang dapat masuk dalam daftar susunan pemain (DSP) pada hari pertandingan. Akibatnya, diperkirakan sekitar 21 pemain akan dicoret menjelang kickoff. Herdman menegaskan keputusan tersebut bersifat taktis, bukan menilai kemampuan individu.
“Kami memanggil banyak pemain untuk menguji formasi dan melihat siapa yang paling cocok dalam skema permainan kami. Pada akhirnya, kami harus menurunkan angka menjadi 23 yang paling siap secara fisik dan mental,” jelasnya.
Persiapan Menuju AFF 2026
Piala AFF 2026 akan digelar mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play‑off antara Timor Leste dan Brunei Darussalam. Jadwal padat menuntut timnas Indonesia untuk memaksimalkan sesi latihan singkat sekaligus mengoptimalkan performa dalam laga uji coba melawan Oman dan Mozambik.
Setelah TC berakhir, skuad akan melakukan fase persiapan khusus menuju FIFA Matchday Juni, di mana dua pertandingan persahabatan akan menjadi barometer kesiapan taktik dan kebugaran pemain. Hasil dari dua laga uji coba tersebut diperkirakan menjadi acuan akhir dalam menentukan formasi utama untuk AFF.
Reaksi Publik dan Ekspektasi
Para penggemar dan analis sepak bola menilai panggilan lima pemain baru sebagai langkah berani. Kehadiran pemain dengan pengalaman internasional diharapkan dapat mengangkat level permainan Garuda, terutama dalam menghadapi lawan-lawan kuat di grup pertama. Di sisi lain, pemotongan pemain menjelang laga Oman menimbulkan spekulasi mengenai siapa yang akan masuk dalam 23 pemain final.
“Jika Herdman berhasil memadukan pemain senior dengan wajah baru, Indonesia punya peluang besar untuk kembali menembus final AFF,” kata seorang pengamat sepak bola independen.
Dengan jadwal yang semakin ketat, fokus utama timnas Indonesia tetap pada pencapaian kohesi tim, kebugaran optimal, dan taktik yang adaptif. Semua mata kini tertuju pada proses latihan intensif di Jakarta, menanti apakah kombinasi veteran, pendatang baru, dan talenta muda dapat menghasilkan tim yang kompetitif di panggung regional.
Jika semua elemen berjalan sesuai rencana, Garuda siap menampilkan permainan yang lebih terstruktur, kreatif, dan defensif solid pada ajang AFF 2026.




