Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Setelah menelan kekalahan tipis 1-0 di markas Persib Bandung pada pekan ke-29 Liga Super 2025/2026, pelatih asal Belanda Johnny Jansen menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan bagian dari proses panjang timnya, Bali United. Ia menyampaikan beberapa pemikiran penting yang mencerminkan sikap optimis sekaligus realistis dalam menghadapi tantangan kompetisi.
Reaksi Langsung di Ruang Ganti
Sesaat setelah peluit akhir berbunyi, Jansen mengumpulkan para pemain di ruang ganti dan menyampaikan, “Kami harus menerima kenyataan bahwa kami belum mampu mengeksekusi strategi pada pertandingan ini. Namun, kami tetap mengontrol emosi dan belajar dari setiap kesalahan.” Ia menambahkan bahwa tekanan dari suporter Persib di Bandung memang berat, namun hal itu menjadi pelajaran berharga bagi para pemain untuk meningkatkan ketangguhan mental.
Fokus pada Proses, Bukan Hasil Akhir
Dalam wawancara singkat dengan media lokal, Jansen menegaskan pentingnya proses daripada sekadar hasil akhir. “Saya tidak bisa menekan tombol otomatis untuk mendapatkan apa yang saya inginkan dari pemain. Semua harus melalui proses belajar, memahami karakteristik budaya sepakbola Indonesia, termasuk hubungan dengan suporter,” ujarnya. Pernyataan ini sejalan dengan komentar sebelumnya yang ia sampaikan setelah kemenangan melawan PSM Makassar, di mana ia menekankan pentingnya aura positif yang diberikan suporter Bali United.
Aura Positif Suporter Bali United
Jansen mengaku rutin memantau media sosial dan menyadari meningkatnya dukungan dari suporter Serdadu Tridatu. “Senang dengan aura positif yang ditunjukkan oleh suporter. Saya memang sering memantau di media sosial. Semoga hubungan baik ini terus bisa terjalin,” katanya pada 28 April 2026. Meskipun hasil di Bandung belum memuaskan, ia berharap dukungan tersebut tetap menjadi motivasi bagi tim.
Analisis Taktik dan Statistik
- Jumlah tembakan ke gawang Bali United pada laga melawan Persib: 12 kali, dengan 4 tepat sasaran.
- Persib mencatat 15 tembakan, 6 di antaranya tepat sasaran.
- Penguasaan bola Bali United 48%, Persib 52%.
- Kejadian kunci: gol tunggal Persib berasal dari serangan balik cepat pada menit ke-67.
Statistik ini menunjukkan bahwa meski Bali United menguasai sebagian besar pertandingan, efisiensi akhir masih kurang. Jansen menilai bahwa peningkatan akurasi tembakan dan penyelesaian peluang menjadi prioritas utama.
Rencana Kedepan
Super League 2025/2026 kini menyisakan empat laga bagi Bali United: melawan Madura United, Borneo FC, Bhayangkara Presisi, dan Dewa United. Jansen menegaskan bahwa tim akan terus mengoptimalkan kedalaman skuad, mengandalkan pemain muda serta rotasi yang telah terbukti efektif pada pertandingan sebelumnya, seperti kemenangan atas Malut United, Persita Tangerang, dan PSM Makassar.
Ia juga menambahkan bahwa pelatihan khusus untuk meningkatkan finishing akan menjadi fokus utama pada sesi latihan minggu depan. “Semua butuh proses langkah demi langkah. Kami akan terus bekerja keras hingga akhir musim untuk mengamankan posisi lima besar,” pungkasnya.
Dengan semangat belajar dan dukungan suporter yang terus mengalir, Johnny Jansen berharap Bali United dapat bangkit dari kekalahan di Bandung dan menutup musim dengan prestasi yang memuaskan.




