Frankenstein45.Com – 19 April 2026 | Jusuf Kalla kembali menimbulkan sorotan publik setelah menyampaikan pernyataan tajam mengenai peranannya dalam perjalanan politik Presiden Joko Widodo. Dalam wawancara terbaru, mantan Wakil Presiden tersebut menegaskan bahwa tanpa dukungannya, Jokowi tidak akan pernah berhasil mencapai kursi kepresidenan.
Kalla mengingat kembali masa 2014, ketika ia bersama Megawati Soekarnoputri menengahi proses transisi kepemimpinan di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menurutnya, ia berperan sebagai “jembatan” yang memperkenalkan Jokowi kepada elit politik Jakarta, sekaligus membantu membangun aliansi strategis yang memungkinkan kandidat asal Solo itu meraih dukungan luas.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sindiran tajam kepada Termul, tokoh yang sebelumnya menuduh Kalla memiliki kepentingan pribadi dalam proses politik. Kalla menolak keras tuduhan itu, menyebutnya sebagai “fitnah yang tidak berdasar” dan menegaskan bahwa motivasinya semata‑mata adalah kepentingan negara dan stabilitas politik.
Selain menyinggung Termul, Kalla juga menyoroti peran Megawati dalam karier politik Jokowi. Ia menyatakan bahwa dukungan Megawati pada saat itu menjadi faktor penentu yang membuka pintu bagi Jokowi untuk bersaing di tingkat nasional. Kalla menambahkan bahwa hubungan baik antara PDIP dan Jokowi tetap terjaga berkat upaya diplomasi politik yang ia lakukan.
Reaksi publik beragam; sebagian menganggap pernyataan Kalla sebagai pengakuan penting atas kontribusi di balik layar, sementara yang lain menilai hal tersebut sebagai upaya memperkuat citra pribadi menjelang pemilihan berikutnya. Bagaimanapun, komentar Kalla menambah dinamika politik menjelang masa jabatan berikutnya dan menegaskan kembali betapa kompleksnya jaringan dukungan dalam proses demokrasi Indonesia.




