Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan program baru yang akan membantu industri kecil dan menengah (IKM) di bidang pesawat nirawak atau drone untuk memperoleh sertifikasi internasional. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk drone buatan Indonesia di pasar global.
Program fasilitasi mencakup beberapa tahapan penting, antara lain:
- Pemetaan kebutuhan: Tim Kemenperin akan melakukan survei terhadap IKM drone untuk mengidentifikasi standar sertifikasi yang dibutuhkan.
- Pelatihan teknis: Penyediaan pelatihan tentang standar kualitas, keamanan, dan regulasi penerbangan internasional.
- Bimbingan proses sertifikasi: Pendampingan langsung dalam pengajuan dokumen dan audit ke lembaga sertifikasi asing.
- Dukungan finansial: Penyediaan skema pembiayaan atau subsidi bagi IKM yang belum mampu menanggung biaya sertifikasi.
Dengan dukungan tersebut, IKM diharapkan dapat menembus pasar ekspor, khususnya di negara‑negara yang menuntut sertifikasi ketat seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Jepang. Selain meningkatkan pendapatan, hal ini juga akan memperkuat ekosistem industri drone nasional dan menciptakan lapangan kerja baru.
Pemerintah menekankan bahwa sertifikasi internasional tidak hanya tentang memenuhi standar teknis, tetapi juga membangun kepercayaan pelanggan terhadap produk buatan dalam negeri. Oleh karena itu, Kemenperin berkomitmen untuk terus memonitor kemajuan IKM dan menyesuaikan program sesuai dengan perkembangan regulasi global.




