Frankenstein45.Com – 14 Juni 2026 | Pada Jumat, 12 Juni 2026, KAI Services berpartisipasi dalam program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda berorientasi Ekspor yang diselenggarakan di kampus IPB Bogor. Dalam sesi talkshow, Direktur KAI Services menyampaikan pengalaman dan strategi kemitraan yang dapat diadopsi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar melalui ekosistem kereta api nasional.
Poin utama yang dibahas meliputi:
- Akses jaringan transportasi: UMKM dapat memanfaatkan jaringan kereta api untuk distribusi barang secara cepat dan biaya efisien, khususnya untuk produk yang menargetkan pasar regional maupun internasional.
- Platform digital KAI Services: Integrasi toko online UMKM ke dalam aplikasi dan portal KAI Services memungkinkan promosi langsung kepada jutaan penumpang setiap hari.
- Gerai dan kios di stasiun: Peluang membuka gerai di area komersial stasiun memberikan eksposur tinggi dan meningkatkan penjualan impulsif.
- Program pelatihan dan sertifikasi: KAI Services menyediakan modul pelatihan tentang logistik, standar ekspor, dan penggunaan teknologi digital yang relevan bagi pelaku UMKM.
- Skema pembiayaan bersama: Kerja sama dengan lembaga keuangan untuk menawarkan kredit modal kerja dengan bunga bersaing bagi UMKM yang terdaftar.
Untuk bergabung, KAI Services menguraikan langkah-langkah praktis berikut:
- Mendaftar melalui portal resmi Campuspreneur atau langsung di situs KAI Services.
- Mengikuti sesi orientasi daring yang mencakup regulasi transportasi dan standar kualitas produk.
- Melakukan pilot project dengan satu rute kereta api atau satu gerai stasiun sebagai fase percobaan.
- Evaluasi kinerja dan penyesuaian strategi pemasaran berdasarkan data penjualan dan umpan balik konsumen.
- Implementasi skala penuh dan pemanfaatan program ekspor untuk menembus pasar luar negeri.
Direktur KAI Services menekankan bahwa kemitraan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan UMKM, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung agenda ekspor nasional. Ia menutup sesi dengan harapan agar lebih banyak pelaku wirausaha muda memanfaatkan peluang yang ada dan menjadikan jaringan kereta api sebagai jalur pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.




