Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital

Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital

Frankenstein45.Com – 17 Juni 2026 | Wakil Ketua DPR Kader Cucun Ahmad Syamsurijal hadir dalam peringatan Haul Akbar ke‑5 Muassis dan Masyayikh Pondok Pesantren Al‑Husaeni yang diselenggarakan di Lebakbiru, Ciparay, Kabupaten Bandung. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi pesantren untuk menegaskan komitmen mencetak generasi santri yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga berdaya saing di era digital.

Dalam sambutannya, Kang Cucun menekankan tiga pilar utama yang harus menjadi fokus pendidikan pesantren ke depan:

  • Wirausaha – Santri diajak mengembangkan jiwa bisnis sejak dini, memanfaatkan potensi ekonomi lokal dan peluang pasar daring.
  • Literasi Digital – Penguasaan teknologi informasi menjadi keharusan, mulai dari penggunaan perangkat lunak dasar hingga pemrograman sederhana.
  • Keunggulan Akademik – Tetap menjaga standar pendidikan agama dan umum yang tinggi, sehingga santri dapat bersaing di perguruan tinggi maupun dunia kerja.

Kang Cucun menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan sektor swasta sangat penting untuk mewujudkan visi tersebut. Ia mengusulkan beberapa langkah konkret, antara lain:

  1. Penyediaan pelatihan wirausaha dan literasi digital bagi para guru dan ustadz.
  2. Pendirian laboratorium komputer dan studio kreatif di setiap pondok pesantren.
  3. Pembentukan jaringan inkubator bisnis yang dapat membantu santri mengimplementasikan ide usaha.

Acara diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan sertifikat kepada para muassis serta para pendidik yang telah berkontribusi dalam pengembangan program ini. Diharapkan, inisiatif ini akan menjadi contoh bagi pesantren lain di seluruh Indonesia untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang holistik, berintegrasi antara nilai keagamaan, kompetensi bisnis, dan kecakapan digital.