Frankenstein45.Com – 17 Juni 2026 | Kapalan perang milik Royal Navy, HMS Tamar, tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada hari Selasa, sebagai bagian dari misi diplomatik dan latihan bersama Indonesia. Kedatangan kapal tersebut menandai langkah penting dalam upaya memperkuat hubungan maritim antara Indonesia dan Inggris, sekaligus meningkatkan kapasitas keamanan laut di kawasan Asia‑Pasifik.
HMS Tamar, kapal pendukung operasi amphibious yang dilengkapi dengan fasilitas medis, helipad, serta ruang kelas, berlayar dari Inggris dengan tujuan memperluas jaringan kerja sama pertahanan dan keamanan maritim. Selama kunjungan, kru kapal melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan lembaga pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat lokal.
Rangkaian Kegiatan
- Penyerahan surat resmi dari Kedutaan Besar Inggris kepada Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi.
- Diskusi bilateral tentang patroli bersama, pertukaran intelijen, serta program pelatihan kapal selam.
- Tur edukatif bagi anak‑anak dari Taman Anak Pesisir Cilincing, yang diajak mengunjungi dek utama kapal untuk mengenal teknologi maritim modern.
- Demonstrasi kemampuan penyelamatan laut menggunakan helikopter dan perahu kecil yang dikerahkan dari HMS Tamar.
Dalam acara penyerahan surat, Menteri Koordinator menekankan pentingnya kolaborasi dalam menanggulangi perompakan laut, pencurian ikan ilegal, dan polusi plastik. “Kerjasama dengan Royal Navy memberikan kami akses ke teknologi terkini serta pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan operasional TNI‑AL,” ujarnya.
Para perwira HMS Tamar menambahkan bahwa mereka siap berbagi pengalaman dalam operasi penanggulangan bencana, khususnya dalam evakuasi korban banjir dan tsunami. “Kapal kami dilengkapi dengan fasilitas medis lengkap dan kemampuan logistik yang dapat diintegrasikan dalam operasi bantuan kemanusiaan,” kata komandan kapal.
Kunjungan ini juga menjadi ajang pertukaran budaya. Anak‑anak dari Taman Anak Pesisir Cilincing berkesempatan berinteraksi dengan awak kapal, belajar tentang tradisi maritim Inggris, serta mengikuti workshop pembuatan perahu mini menggunakan bahan daur ulang.
Secara keseluruhan, kehadiran HMS Tamar di Jakarta tidak hanya mempererat hubungan pertahanan, tetapi juga membuka peluang kerjasama di bidang pendidikan, konservasi laut, dan penanggulangan bencana. Kedepannya, kedua negara berencana menyelenggarakan latihan gabungan tahunan serta program pertukaran personel teknis.




