Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan perubahan kebijakan migrasi yang memperketat proses masuk dan tinggal bagi warga asing. Langkah tersebut memicu reaksi beragam, termasuk peningkatan minat warga Amerika keturunan Irlandia untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan Irlandia.
Data yang dirilis oleh Kedutaan Besar Irlandia di Washington menunjukkan bahwa dalam 12 bulan terakhir jumlah aplikasi kewarganegaraan Irlandia yang diajukan oleh warga Amerika naik sekitar 250 %, naik dari sekitar 1.200 aplikasi pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 4.000 aplikasi.
Beberapa faktor yang disebutkan sebagai penyebab utama meliputi:
- Kebijakan visa kerja dan program Green Card yang menjadi lebih selektif.
- Peningkatan biaya dan prosedur pengajuan visa AS.
- Kemudahan memperoleh hak tinggal di Irlandia melalui jalur keturunan (Irish Citizenship by Descent).
Para ahli migrasi menilai bahwa permohonan kewarganegaraan melalui keturunan menjadi alternatif yang lebih menarik karena:
- Proses aplikasi relatif cepat, biasanya selesai dalam 6–12 bulan.
- Hak kerja dan belajar di Uni Eropa terbuka bagi pemegang paspor Irlandia.
- Persyaratan bukti garis keturunan dapat dipenuhi dengan dokumen kelahiran atau paspor orang tua/kakek-nenek.
Irlandia sendiri menanggapi lonjakan tersebut dengan menambah tenaga kerja di kantor imigrasinya dan mempercepat proses verifikasi dokumen. Pemerintah Irlandia menegaskan bahwa mereka tetap mematuhi standar internasional dalam penilaian tiap aplikasi.
Meski demikian, para pengamat memperingatkan bahwa memperoleh kewarganegaraan tidak serta-merta menyelesaikan semua tantangan migrasi, terutama terkait pajak, asuransi kesehatan, dan hak sosial di kedua negara.




