Frankenstein45.Com – 10 April 2026 | Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia dan Vietnam Electricity (EVN) menandatangani kesepakatan kolaboratif untuk mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen di kawasan Asia Tenggara. Kedua lembaga berkomitmen saling bertukar pengetahuan, teknologi, dan pengalaman dalam produksi, penyimpanan, serta pemanfaatan hidrogen sebagai sumber energi bersih.
Tujuan utama kerja sama ini meliputi:
- Peningkatan efisiensi pembangkit listrik melalui integrasi sel bahan bakar hidrogen.
- Pengembangan standar teknis dan regulasi yang mendukung penggunaan hidrogen secara aman.
- Pelaksanaan proyek percontohan hidrogen di wilayah strategis masing-masing negara.
- Pelatihan sumber daya manusia dan pertukaran tenaga ahli di bidang energi hijau.
Benchmarking yang dilakukan PLN terhadap EVN mencakup analisis kinerja pembangkit listrik berbasis gas, pemanfaatan energi terbarukan, serta strategi pengurangan emisi karbon. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar bagi PLN untuk mengoptimalkan operasionalnya dan mengadopsi teknologi hidrogen yang telah terbukti berhasil di Vietnam.
Manfaat yang diantisipasi meliputi diversifikasi sumber energi, pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta peningkatan ketahanan energi regional. Kedua negara juga berharap kolaborasi ini dapat mendorong investasi swasta dan memperkuat jaringan pasokan hidrogen lintas batas.
Ke depan, PLN dan EVN berencana memperluas kerja sama ke bidang riset inovatif, termasuk produksi hidrogen hijau melalui elektrolisis tenaga surya dan angin. Inisiatif ini diharapkan menjadi model bagi negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam membangun ekonomi berbasis hidrogen yang berkelanjutan.




