Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribba Haluk, menegaskan bahwa sinergi antara program nasional dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia menyoroti peran penting Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam mengadaptasi dan mengimplementasikan program tersebut di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan sosial ekonomi khusus.
Dalam sambutannya, Haluk menekankan beberapa hal utama:
- Penyesuaian kebijakan: Program Indonesia Emas 2045 harus disesuaikan dengan kondisi lapangan di Papua Pegunungan, termasuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
- Peningkatan kapasitas daerah: Pemerintah pusat akan menyediakan pelatihan dan sumber daya bagi aparat lokal agar dapat melaksanakan program secara efektif.
- Pengawasan bersama: Dibentuk mekanisme monitoring bersama antara Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi untuk memastikan pencapaian target.
Haluk juga mengingatkan bahwa visi 2045 bukan sekadar target ekonomi, melainkan mencakup peningkatan kualitas hidup, pemerataan pembangunan, dan penguatan identitas kebangsaan. Oleh karena itu, setiap wilayah, termasuk Papua Pegunungan, harus mampu menafsirkan program secara kontekstual sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Dengan harapan bahwa sinergi ini akan mempercepat realisasi agenda pembangunan jangka panjang, pemerintah daerah di Papua Pegunungan diharapkan menyusun rencana aksi yang konkret, melibatkan pemangku kepentingan lokal, serta mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusia yang ada.




