Kemenimipas Dalami Keterlibatan Pegawai pada Kasus Love Scamming
Kemenimipas Dalami Keterlibatan Pegawai pada Kasus Love Scamming

Kemenimipas Dalami Keterlibatan Pegawai pada Kasus Love Scamming

Frankenstein45.Com – 12 Mei 2026 | Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengumumkan akan melakukan penyelidikan internal terkait dugaan keterlibatan sejumlah pegawainya dalam jaringan penipuan daring yang dikenal dengan sebutan “love scamming”. Penipuan ini memanfaatkan hubungan emosional palsu di platform jejaring sosial untuk menipu korban secara finansial.

Beberapa poin penting dari rencana penyelidikan meliputi:

  • Pengumpulan bukti digital dari akun media sosial dan aplikasi pesan yang dipakai dalam modus penipuan.
  • Audit internal terhadap akses data pribadi dan keuangan yang dimiliki oleh pegawai.
  • Koordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk memastikan bahwa kasus ini ditangani secara lintas lembaga.
  • Penyuluhan kepada seluruh pegawai Kemenimipas tentang bahaya “love scamming” dan cara mengidentifikasi upaya penipuan.

Kasus “love scamming” ini pertama kali terungkap ketika sejumlah korban melaporkan kehilangan uang setelah mengikuti hubungan asmara palsu dengan pelaku yang mengaku bekerja di institusi pemerintah. Hingga kini, kerugian yang dilaporkan mencapai ratusan juta rupiah, dengan mayoritas korban berusia antara 20 hingga 45 tahun.

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Kemenimipas menyatakan bahwa integritas aparatur negara menjadi prioritas utama. “Jika terbukti ada pegawai yang terlibat, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan disiplin hingga proses hukum,” tegasnya.

Selain investigasi internal, Kemenimipas juga berencana meningkatkan sistem keamanan siber dengan memperketat kontrol akses data sensitif serta mengimplementasikan pelatihan rutin tentang keamanan digital bagi seluruh pegawai.

Berita ini menambah deretan kasus penipuan daring yang semakin kompleks, memaksa lembaga pemerintah untuk lebih proaktif dalam mengawasi potensi penyalahgunaan wewenang oleh oknum internal.