Frankenstein45.Com – 15 April 2026 | Kementerian Kesehatan kembali mengingatkan pihak restoran untuk segera menerapkan label Nutri-level pada menu minuman dan makanan yang mengandung gula. Inisiatif ini bertujuan memberi kemudahan bagi konsumen dalam memilih produk dengan kandungan gula yang lebih rendah.
Apa Itu Nutri-level?
Nutri-level merupakan skema label visual yang mengklasifikasikan tingkat kandungan gula suatu produk ke dalam empat level. Setiap level ditandai dengan kombinasi warna dan huruf, sehingga konsumen dapat dengan cepat mengenali tingkat risiko gula.
- Level 1: Warna hijau dengan huruf A – kandungan gula sangat rendah.
- Level 2: Warna kuning dengan huruf B – gula rendah.
- Level 3: Warna oranye dengan huruf C – gula sedang.
- Level 4: Warna merah dengan huruf D – gula tinggi.
Penetapan level ini dijelaskan oleh Budi, seorang pejabat Kemenkes, yang menegaskan bahwa klasifikasi tersebut didasarkan pada standar internasional dan data konsumsi gula nasional.
Langkah Implementasi bagi Restoran
- Identifikasi semua produk minuman dan makanan yang mengandung gula.
- Ukur kandungan gula per porsi menggunakan laboratorium atau data produsen.
- Terapkan label Nutri-level yang sesuai pada menu, baik secara cetak maupun digital.
- Latih staf layanan untuk menjelaskan arti masing‑masing level kepada pelanggan.
Dengan menampilkan label ini, restoran tidak hanya membantu konsumen mengontrol asupan gula, tetapi juga berkontribusi pada upaya pemerintah menurunkan prevalensi diabetes dan obesitas.
Kemenkes menargetkan bahwa dalam enam bulan ke depan, mayoritas restoran di kota‑kota besar sudah mengadopsi sistem label Nutri-level. Pengawasan akan dilakukan melalui inspeksi rutin dan laporan bulanan dari asosiasi restoran.




