Kemenpar dan ASTINDO Perkuat Daya Saing Destinasi Wisata di Belitung
Kemenpar dan ASTINDO Perkuat Daya Saing Destinasi Wisata di Belitung

Kemenpar dan ASTINDO Perkuat Daya Saing Destinasi Wisata di Belitung

Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) bersama Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) meluncurkan serangkaian program untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata di Pulau Belitung. Inisiatif ini bertujuan memperkuat posisi Belitung sebagai tujuan unggulan bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Program utama yang disepakati meliputi:

  • Peningkatan fasilitas publik, seperti perbaikan jalan akses, penyediaan fasilitas sanitasi, dan pembangunan pusat informasi wisata.
  • Pengembangan produk wisata berbasis budaya dan alam, termasuk ekowisata, wisata bahari, serta paket wisata kuliner khas Belitung.
  • Peningkatan kompetensi pelaku usaha pariwisata melalui pelatihan digital marketing, layanan pelanggan, dan standar operasional prosedur.
  • Pemasaran terintegrasi yang memanfaatkan media sosial, portal resmi Kemenpar, serta jaringan ASTINDO untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.
  • Kolaborasi dengan pihak swasta dan lembaga keuangan untuk memberikan insentif investasi pada pengembangan akomodasi dan atraksi baru.

Selain itu, Kemenpar dan ASTINDO menyiapkan kampanye promosi yang menyoroti keunikan alam Belitung, seperti pantai berpasir putih, batu granit unik, serta situs sejarah peninggalan Belanda. Kampanye tersebut akan diluncurkan melalui video berdurasi pendek, materi grafis, dan konten interaktif yang disebarkan melalui platform digital populer.

Target jangka pendek mencakup peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 20 persen pada tahun mendatang, sementara target jangka menengah menargetkan peningkatan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB daerah hingga 15 persen. Untuk mencapainya, koordinasi lintas sektoral antara pemerintah daerah, komunitas lokal, dan pelaku industri travel menjadi kunci utama.

Dengan sinergi antara Kemenpar dan ASTINDO, diharapkan Belitung tidak hanya menjadi destinasi “foto Instagram” semata, melainkan destinasi berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat dan melestarikan kekayaan alam serta budaya.