Frankenstein45.Com – 21 Juni 2026 | Setelah gempa bumi yang melanda wilayah Sigi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tim inspeksi menemukan empat buah kubangan yang terbentuk di daerah rawan longsor. Kubangan tersebut berpotensi menimbulkan bahaya banjir bandang apabila terjadi hujan lebat, sehingga menimbulkan keprihatinan warga sekitar.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera membentuk tim teknis untuk merumuskan skema penanganan yang komprehensif. Tim tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Pengendalian Bencana Kementerian PU dan melibatkan ahli geoteknik, perencana tata ruang, serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah.
Rancangan skema teknis yang sedang disiapkan mencakup beberapa tahapan utama:
- Survei dan pemetaan detail: Penggunaan drone dan total station untuk memetakan kedalaman, luas, serta kondisi tanah di sekitar kubangan.
- Analisis stabilitas lereng: Evaluasi risiko longsor dengan model numerik serta uji laboratorium pada sampel tanah.
- Desain mitigasi: Penentuan metode pengeringan, pembuatan saluran pembuangan sementara, serta pemasangan struktur penahan (sheet pile atau retaining wall) sesuai hasil analisis.
- Pembiayaan dan penjadwalan: Estimasi biaya total, sumber dana (APBN dan APBD), serta timeline pengerjaan yang diproyeksikan selesai dalam tiga bulan ke depan.
- Pelibatan masyarakat: Sosialisasi kepada warga tentang prosedur evakuasi dan peran serta dalam menjaga kebersihan area sekitar kubangan.
Selain itu, kementerian berkoordinasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) PU untuk melakukan pemantauan jangka panjang menggunakan sensor kelembaban tanah dan sistem peringatan dini. Data tersebut akan diintegrasikan ke dalam platform geospasial milik pemerintah untuk memudahkan pemantauan real‑time.
Jika skema teknis ini disetujui, tahap implementasi akan dimulai pada awal bulan depan, dengan prioritas pada kubangan yang paling dekat dengan pemukiman. Diharapkan, upaya ini dapat mengurangi risiko banjir bandang dan melindungi keselamatan penduduk Sigi secara signifikan.




