Kenaikan Harga Plastik Bebani UMKM, Komisi VI DPR Desak Pemerintah Lakukan Intervensi
Kenaikan Harga Plastik Bebani UMKM, Komisi VI DPR Desak Pemerintah Lakukan Intervensi

Kenaikan Harga Plastik Bebani UMKM, Komisi VI DPR Desak Pemerintah Lakukan Intervensi

Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Harga plastik di pasar domestik mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, memicu beban biaya produksi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada bahan baku ini.

Jenis Plastik Harga Jan‑2024 (Rp/kg) Harga Apr‑2024 (Rp/kg) Kenaikan (%)
PET 12.000 15.600 30
PP 10.500 13.125 25
HDPE 11.000 14.080 28

Kenaikan ini langsung dirasakan oleh pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman, kemasan, serta industri kreatif. Banyak di antara mereka melaporkan penurunan margin keuntungan hingga 15%, bahkan terpaksa menaikkan harga jual produk akhir.

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menegaskan bahwa pemerintah harus segera melakukan intervensi pasar untuk menstabilkan harga. Dalam pernyataan resmi, Ganinduto menyebutkan bahwa “kenaikan harga plastik yang tidak terkendali akan mengancam kelangsungan ribuan UMKM di seluruh Indonesia.”

Berikut beberapa langkah yang diusulkan oleh Komisi VI DPR sebagai bentuk intervensi:

  • Mengaktifkan kembali kebijakan subsidi bahan baku plastik bagi UMKM.
  • Mengoptimalkan penggunaan cadangan strategis minyak dan bahan baku petrokimia.
  • Mendorong produksi plastik daur ulang melalui insentif fiskal bagi pabrik pengolah limbah.
  • Menetapkan batas maksimal harga jual plastik di pasar domestik selama periode volatilitas tinggi.
  • Melakukan koordinasi intensif dengan kementerian terkait untuk memonitor rantai pasok secara real‑time.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian diharapkan dapat menyiapkan regulasi yang fleksibel serta mengadakan pertemuan dialog dengan perwakilan UMKM dan pelaku industri. Tanpa tindakan cepat, risiko penurunan kompetitivitas UMKM dapat berujung pada penutupan usaha, mengurangi lapangan kerja, dan menurunkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pengamat ekonomi menilai bahwa intervensi yang tepat dapat menurunkan tekanan inflasi pada barang konsumen, sekaligus memberi ruang bagi UMKM untuk berinovasi dengan material alternatif yang lebih ramah lingkungan.