Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | JAKARTA – Muhammad Qodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, menyatakan bahwa masyarakat kini semakin merasakan dampak positif dari Program Media Berbasis Ganda (MBG). Menurutnya, inisiatif tersebut telah berhasil mempercepat penyebaran informasi publik dan meningkatkan partisipasi warga dalam proses komunikasi pemerintah.
Program MBG diluncurkan pada awal 2023 dengan tujuan utama memadukan media tradisional dan digital sehingga pesan kebijakan dapat dijangkau secara lebih luas. Hingga akhir April 2024, lebih dari 1,5 juta individu telah terdaftar sebagai penerima konten MBG melalui saluran televisi, radio, serta platform daring resmi pemerintah.
- Penurunan 23 % dalam tingkat kebingungan publik terkait regulasi baru karena penjelasan yang disajikan secara visual dan audio.
- Peningkatan 18 % dalam partisipasi warga pada program konsultasi daring yang dipromosikan lewat MBG.
- Pencapaian jangkauan wilayah terpencil, dengan lebih dari 350 desa di daerah pedalaman menerima materi edukasi melalui radio komunitas yang dikelola MBG.
Qodari menambahkan bahwa keunggulan MBG terletak pada pendekatan yang terintegrasi, memanfaatkan kekuatan masing‑masing media untuk menyampaikan pesan yang konsisten. “Dengan menggabungkan visual, suara, dan teks, kami dapat menyesuaikan cara penyampaian sesuai dengan preferensi dan aksesibilitas masing‑masing kelompok masyarakat,” ujar dia.
Selain meningkatkan pemahaman kebijakan, MBG juga berperan dalam penyuluhan kesehatan, edukasi pertanian, dan penanggulangan bencana. Contohnya, selama musim hujan kemarin, program ini menyiarkan prosedur evakuasi serta cara meminimalisir kerusakan properti melalui siaran radio lokal dan video singkat di media sosial pemerintah.
Ke depan, Bakom berencana memperluas jaringan mitra media, menambah bahasa lokal, serta mengintegrasikan teknologi interaktif seperti kuis daring untuk mengukur tingkat pemahaman masyarakat. Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan manfaat MBG dapat dirasakan lebih merata di seluruh pelosok negeri.




