Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Direktur Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, tiba di lokasi kecelakaan kereta api Argo Anggrek yang menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah Bekasi Timur. Kedatangan beliau menjadi sorotan karena BP BUMN mewakili pemerintah dalam menanggapi insiden yang menimbulkan kerugian material dan menimbulkan kekhawatiran publik.
Dalam pernyataan singkat, Dony Oskaria menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa penumpang, awak kereta, serta masyarakat sekitar. Ia menegaskan bahwa keselamatan publik menjadi prioritas utama pemerintah dan seluruh BUMN yang terlibat dalam sektor transportasi.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan oleh Dony Oskaria:
- Penekanan pada pentingnya audit keselamatan secara rutin pada semua sarana transportasi milik negara.
- Peningkatan koordinasi antara Kementerian Perhubungan, operator kereta, dan BP BUMN dalam penanganan insiden.
- Komitmen mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak akibat tabrakan, termasuk rel, sinyal, dan fasilitas stasiun.
- Penyediaan bantuan darurat bagi korban yang mengalami luka atau kerugian materiil.
- Penguatan prosedur evakuasi dan pelatihan bagi awak kereta untuk menghadapi situasi darurat.
Selain itu, Dony Oskaria menambahkan bahwa pemerintah akan meninjau kembali standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, serta meningkatkan pengawasan terhadap pemeliharaan aset BUMN di sektor transportasi. Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap kelalaian yang dapat membahayakan keselamatan publik.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak terkait untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan di atas kepentingan operasional atau ekonomi. Pemerintah berharap dengan langkah-langkah perbaikan yang diambil, kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi nasional dapat pulih sepenuhnya.




