Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali memulai proses seleksi tingkat provinsi untuk 90 calon Paskibraka Bali. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, semangat nasionalisme, serta integritas tinggi untuk mengemban tugas simbolis pada upacara bendera nasional.
Seleksi yang dibuka pada awal bulan ini melibatkan serangkaian tahapan, mulai dari administrasi, psikotes, hingga tes kebugaran fisik dan wawancara. Calon peserta harus memenuhi persyaratan usia antara 16 hingga 19 tahun, berstatus pelajar atau mahasiswa, serta memiliki catatan disiplin yang bersih.
- Administrasi: verifikasi dokumen pribadi, surat keterangan sekolah, dan surat rekomendasi.
- Psikotes: mengukur kemampuan mental, konsentrasi, dan kepemimpinan.
- Tes Kebugaran: lari 2.400 meter, push‑up, sit‑up, serta kemampuan mengatur barisan.
- Wawancara: menilai motivasi, nilai kepemudaan, dan pemahaman terhadap arti Paskibraka.
Panitia seleksi, yang dipimpin oleh Kepala Seksi Koordinasi Kesbangpol Bali, menegaskan bahwa proses ini tidak hanya menilai kemampuan fisik, tetapi juga menilai karakter, loyalitas pada negara, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. “Kami ingin menumbuhkan generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, melainkan juga memiliki jiwa sosial dan rasa kebangsaan yang tinggi,” ujar Kepala Seksi Koordinasi.
Setelah proses seleksi akhir, 30 calon terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan di Pusat Pendidikan Paskibraka Nasional, Yogyakarta. Pelatihan mencakup materi etika militer, protokol upacara, serta nilai‑nilai kebangsaan yang harus dijunjung tinggi.
Dengan menyiapkan Paskibraka yang berkarakter, Kesbangpol Bali berharap upacara bendera di seluruh pulau dapat menjadi ajang pembelajaran nilai patriotisme bagi generasi muda, serta memperkuat rasa kebersamaan antar‑suku dan budaya yang ada di Bali.




