Ketua DPR Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi Terhadap Program Imunisasi Campak
Ketua DPR Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi Terhadap Program Imunisasi Campak

Ketua DPR Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi Terhadap Program Imunisasi Campak

Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ramadhan Plaham, menuntut pemerintah untuk segera mengevaluasi pelaksanaan imunisasi campak di seluruh Indonesia setelah data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan kasus penyakit tersebut.

Hingga akhir Maret 2024, tercatat sebanyak 21.141 orang diduga mengidap campak, dengan 16.290 kasus telah terkonfirmasi positif. Angka ini menandakan lonjakan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berikut rangkuman data kasus campak yang dilaporkan:

  • Total kasus terduga: 21.141 orang
  • Kasus terkonfirmasi: 16.290 orang
  • Persentase kasus terkonfirmasi: sekitar 77%

Ramadhan Plaham menekankan bahwa program imunisasi yang ada belum mencapai cakupan yang memadai, terutama di daerah terpencil dan wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Ia menyoroti beberapa poin penting yang harus menjadi fokus evaluasi:

  1. Distribusi dan ketersediaan vaksin campak di fasilitas kesehatan
  2. Pelatihan dan pendampingan tenaga medis dalam administrasi vaksin
  3. Penguatan sistem pelaporan dan pemantauan kasus
  4. Strategi sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi

Selain itu, Ketua DPR menuntut adanya transparansi dalam penggunaan anggaran program imunisasi serta penetapan target cakupan vaksinasi yang realistis dan terukur.

Respons dari Kementerian Kesehatan masih dalam proses, namun diharapkan akan ada langkah konkret berupa audit independen dan pertemuan lintas sektoral untuk menyusun rekomendasi perbaikan.

Jika evaluasi ini tidak segera dilaksanakan, risiko penyebaran wabah campak dapat meningkat, mengancam kesehatan anak-anak serta beban sistem kesehatan nasional.

Pengawasan dan penanganan yang lebih intensif diharapkan dapat menurunkan angka kasus dan memastikan bahwa target imunisasi nasional tercapai pada akhir tahun ini.