Ketua DPRD NTB Harap Sekda Abul Chair Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah
Ketua DPRD NTB Harap Sekda Abul Chair Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah

Ketua DPRD NTB Harap Sekda Abul Chair Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah

Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda, menaruh harapan besar kepada Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru, Abul Chair, untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah serta meningkatkan efisiensi manajemen pemerintahan.

Penunjukan Abul Chair sebagai Sekda NTB berlangsung pada awal tahun 2024, menyusul pergantian kepemimpinan di tingkat provinsi. Sebelum menjabat, Abul Chair pernah menjabat sebagai pejabat administrasi tinggi di beberapa dinas provinsi, dengan pengalaman di bidang perencanaan anggaran dan pengawasan keuangan.

Berikut beberapa tantangan utama yang dihadapi Sekda baru serta fokus utama yang diharapkan oleh DPRD NTB:

  • Memperbaiki sistem akuntansi dan pelaporan keuangan yang masih rawan kesalahan.
  • Meningkatkan transparansi anggaran melalui publikasi real-time data pengeluaran.
  • Memperkuat kontrol internal dengan audit internal yang rutin dan independen.
  • Menjalin koordinasi yang lebih efektif antara DPRD, Bupati, dan OPD dalam perencanaan dan pelaksanaan program.
  • Mengoptimalkan penggunaan dana alokasi khusus (DAK) serta dana desa untuk program prioritas.

Ketua DPRD menekankan bahwa perbaikan tata kelola keuangan tidak hanya bersifat teknis, melainkan juga memerlukan perubahan budaya kerja yang mengedepankan akuntabilitas dan integritas.

Beberapa langkah konkrit yang diusulkan antara lain:

  1. Pembentukan tim kerja lintas sektoral yang melaporkan progres bulanan kepada DPRD.
  2. Penerapan sistem e‑budgeting yang terintegrasi dengan e‑procurement.
  3. Peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan reguler tentang regulasi keuangan daerah.
  4. Penguatan mekanisme whistleblower untuk melaporkan penyimpangan.

Jika langkah‑langkah tersebut dapat dijalankan secara konsisten, diharapkan NTB dapat menurunkan defisit anggaran, meningkatkan peringkat kinerja keuangan, dan memberikan layanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Abul Chair menyatakan komitmen untuk bekerja sama dengan DPRD, Bupati, serta seluruh perangkat daerah demi tercapainya tata kelola keuangan yang bersih, akuntabel, dan berkelanjutan.