Khofifah Ajak Perkuat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace
Khofifah Ajak Perkuat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace

Khofifah Ajak Perkuat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace

Frankenstein45.Com – 15 Mei 2026 | Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menegaskan pentingnya nilai toleransi, kebersamaan, dan harmoni dalam rangka memperkuat persatuan bangsa. Pada Senin, 13 Mei 2024, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam acara Indonesia Walk for Peace yang dilaksanakan di Surabaya.

Acara yang diprakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika ini mengundang ribuan peserta dari berbagai usia, agama, serta latar belakang sosial. Peserta diminta untuk berjalan bersama dalam rute sepanjang tiga kilometer, simbolik menapaki langkah-langkah damai yang menghubungkan komunitas.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa toleransi bukan sekadar slogan, melainkan tindakan konkret yang harus diwujudkan dalam interaksi sehari-hari. “Kita harus saling menghargai perbedaan, menjaga dialog terbuka, dan menumbuhkan rasa empati,” ujar beliau. Ia menambahkan bahwa Indonesia Walk for Peace menjadi wadah untuk menyalurkan energi positif serta menegaskan komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang lebih inklusif.

Program ini juga melibatkan organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, serta perusahaan swasta yang berperan sebagai mitra strategis. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan tercipta sinergi dalam penyebaran pesan toleransi yang lebih luas, terutama melalui media sosial dan kampanye digital.

Berbagai kegiatan pendukung diselenggarakan sepanjang acara, antara lain:

  • Penampilan seni budaya dari 12 provinsi.
  • Sesi diskusi singkat tentang strategi pencegahan intoleransi.
  • Stand edukasi mengenai hak asasi manusia dan kebebasan beragama.

Data resmi menunjukkan bahwa pada tahun 2023, kasus intoleransi di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 12 % dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah menargetkan penurunan angka tersebut melalui program-program edukatif seperti Indonesia Walk for Peace.

Para peserta mengungkapkan rasa antusiasme tinggi. “Saya ikut karena ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan,” kata Rina, mahasiswa Universitas Airlangga. Harapan bersama adalah agar semangat acara ini terus berlanjut dan menular ke wilayah lain di Indonesia.

Dengan dukungan luas dari masyarakat dan pemerintah, Indonesia Walk for Peace diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat jalinan toleransi serta menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis bagi semua warga bangsa.