Frankenstein45.Com – 10 April 2026 | Pada Jumat, 10 April 2026, umat Islam di Indonesia memperingati Jumat terakhir bulan Syawal 1447 Hijriyah. Ustaz Abu Yahya Badrusalam, Lc., menyampaikan khotbah dengan tema “Menghadapi Bulan Haram”. Khotbah ini menyoroti empat bulan suci dalam kalender Islam—Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab—yang dikenal sebagai “Bulan Haram” karena larangan berperang dan anjuran memperbanyak amal kebajikan.
Ustaz menegaskan bahwa meskipun nama “haram” sering disalahartikan sebagai larangan total, sebenarnya maknanya adalah menahan diri dari perbuatan yang dapat menimbulkan permusuhan. Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan kesempatan ini meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki hubungan sosial, serta memperkuat solidaritas antar‑umat.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan dalam khotbah:
- Kesadaran spiritual: Memperbanyak dzikir, shalat sunnah, dan membaca Al‑Qur’an.
- Pengendalian emosi: Menahan amarah, menghindari perselisihan, serta menebar kasih sayang.
- Aktivitas sosial: Menyelenggarakan kegiatan sosial, berbagi makanan, dan membantu mereka yang membutuhkan.
- Peningkatan ilmu: Mengikuti kajian agama, membaca buku keagamaan, dan berdiskusi konstruktif.
Ustaz juga menekankan pentingnya menyiapkan diri menjelang bulan-bulan berikutnya yang memiliki keistimewaan, seperti Dzulhijjah yang dipenuhi ibadah haji dan Muharram yang menandai tahun baru Islam. Ia mengajak umat untuk tidak hanya menunggu momen‑momen besar, melainkan menjadikan setiap hari sebagai kesempatan beribadah.
Dengan semangat kebersamaan, khotbah ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh muslim Indonesia untuk menjalani “Bulan Haram” dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta aksi nyata yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.




