Frankenstein45.Com – 11 April 2026 | Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengeluarkan desakan tegas kepada Pemerintah Pusat untuk segera menyalurkan bantuan infrastruktur yang mendukung sektor pariwisata di Pulau Bali. Langkah ini dianggap krusial agar Bali dapat terus memberikan sumbangan signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Komisi V menyoroti beberapa prioritas utama yang perlu segera diatasi:
- Peningkatan kualitas dan kapasitas bandara internasional Ngurah Rai.
- Pengembangan transportasi massal, termasuk sistem bus rapid transit (BRT) dan layanan kereta ringan.
- Perbaikan jaringan jalan utama yang menghubungkan kawasan wisata utama seperti Kuta, Seminyak, Ubud, dan Nusa Dua.
- Pembangunan fasilitas sanitasi dan pengelolaan limbah yang ramah lingkungan di area wisata.
- Peningkatan akses internet broadband untuk mendukung industri digital dan pemasaran destinasi.
Anggota Komisi V menegaskan bahwa investasi infrastruktur tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan wisatawan, tetapi juga akan memperkuat ketahanan ekonomi daerah, menciptakan peluang kerja baru, dan mengurangi disparitas pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Dalam rapat komisi tersebut, para anggota juga meminta pemerintah untuk menyusun skema pembiayaan yang transparan, melibatkan sektor swasta, serta memastikan pengawasan yang ketat agar dana yang dialokasikan tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi.
Jika langkah-langkah tersebut dilaksanakan secara konsisten, diharapkan Bali dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata terdepan di Asia, sekaligus memastikan kontribusinya tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional.




