Frankenstein45.Com – 02 April 2026 | Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, pada Senin (30) untuk menelaah implikasi fenomena mudik yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik terhadap sektor pariwisata nasional.
Rapat yang dilaksanakan di Gedung DPR, Senayan, dihadiri oleh seluruh anggota Komisi VII serta tim teknis Kementerian Pariwisata. Dalam pembahasan, Ketua Komisi VII, Fadli Zon, menyoroti peningkatan arus pulang kampung yang biasanya terjadi pada periode libur lebaran, namun kini dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti ketegangan politik di kawasan Asia Tenggara dan kebijakan visa yang berubah-ubah.
Menteri Widiyanti menambahkan bahwa sektor pariwisata domestik mengalami fluktuasi signifikan akibat perubahan pola mobilitas warga. Menurut data Kementerian Pariwisata, pada tahun 2023 kunjungan wisatawan domestik menurun 12% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan paling tajam di wilayah-wilayah yang biasanya menjadi tujuan mudik, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam rapat antara lain:
- Peningkatan keamanan dan protokol kesehatan di kawasan wisata utama selama masa mudik.
- Koordinasi lintas kementerian untuk mengoptimalkan infrastruktur transportasi, khususnya jalur darat dan udara.
- Penyusunan kebijakan insentif bagi pelaku usaha pariwisata yang terdampak penurunan kunjungan.
- Pengembangan paket wisata alternatif yang menargetkan pasar domestik selama periode mudik.
Komisi VII menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk merumuskan kebijakan yang responsif terhadap dinamika geopolitik, termasuk potensi pembatasan perjalanan internasional yang dapat memengaruhi aliran wisatawan asing.
Dalam penutup, Komisi VII meminta Kementerian Pariwisata menyusun laporan komprehensif mengenai dampak mudik‑geopolitik serta rekomendasi kebijakan dalam jangka pendek dan menengah. Menteri Widiyanti berjanji akan mengirimkan laporan tersebut dalam waktu dua minggu ke depan.




