Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Jawa Pos, 7 April 2026 – Aryo Djojohadikusumo menegaskan komitmen perusahaan tambang miliknya, Mandiri Smelting and Processing (MSP), untuk tidak menimbulkan pencemaran lingkungan di sekitar area operasional. Ia menambahkan bahwa MSP telah merencanakan penggunaan energi terbarukan sebesar 100 persen untuk seluruh proses smelternya.
Beberapa langkah konkret yang akan diterapkan antara lain:
- Pemasangan panel surya seluas 15 hektar di area tambang untuk menghasilkan listrik langsung.
- Kerjasama dengan pembangkit listrik tenaga angin di wilayah sekitarnya guna menambah pasokan energi bersih.
- Investasi dalam teknologi penyimpanan energi (battery storage) untuk mengatasi fluktuasi produksi energi terbarukan.
- Penggunaan mesin-mesin produksi berstandar efisiensi tinggi yang mengoptimalkan konsumsi energi.
Selain infrastruktur energi, MSP juga berfokus pada pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Sistem pengolahan air limbah kini dilengkapi dengan teknologi membran yang dapat memurnikan air hingga standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. Limbah padat diolah menjadi material yang dapat dipakai kembali dalam proses konstruksi atau dijual sebagai bahan baku industri lain.
Aryo menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi lingkungan tidak akan menjadi beban, melainkan peluang untuk meningkatkan reputasi perusahaan di mata investor dan masyarakat. “Kami percaya bahwa bisnis yang berkelanjutan akan memberikan nilai lebih bagi semua pemangku kepentingan,” katanya.
Target penggunaan energi terbarukan 100 persen diperkirakan akan tercapai pada akhir 2028, setelah semua instalasi energi bersih selesai dibangun dan dioperasikan secara optimal. MSP akan melakukan audit tahunan untuk memastikan pencapaian target dan mengidentifikasi area yang masih dapat ditingkatkan.
Komitmen ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah dan LSM lingkungan setempat, yang berharap contoh MSP dapat menjadi standar bagi industri pertambangan lainnya di Indonesia.




