Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Pegadaian mengumumkan harga emas terbaru pada Kamis, 14 Mei 2026. Pada hari itu, harga emas Antam mengalami penurunan, sementara dua jenama lain, UBS dan Galeri24, tetap berada pada level yang sama seperti hari sebelumnya. Data tersebut diambil dari laman Sahabat Pegadaian yang menampilkan harga per gram serta harga jual untuk berbagai ukuran barang.
Harga per Gram pada 14 Mei 2026
Harga emas per gram tercatat sebagai berikut:
- Antam: Rp2.939.000 per gram (turun dari Rp2.960.000 per gram pada 13 Mei)
- UBS: Rp2.887.000 per gram (stabil)
- Galeri24: Rp2.836.000 per gram (stabil)
Penurunan Antam sebesar Rp21.000 per gram mengindikasikan sedikit melemahnya permintaan atau penyesuaian harga pasar global, sedangkan UBS dan Galeri24 berhasil mempertahankan harga yang sama, menandakan kestabilan penawaran di segmen tersebut.
Rincian Harga Berdasarkan Ukuran
Berikut adalah harga jual masing‑masing jenama untuk ukuran populer, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
| Jenama | Ukuran | Harga (Rp) |
|---|---|---|
| Antam | 0,5 gram | 1.522.000 |
| 1 gram | 2.939.000 | |
| 10 gram | 28.861.000 | |
| 25 gram | 72.023.000 | |
| 50 gram | 143.964.000 | |
| 100 gram | 287.846.000 | |
| UBS | 0,5 gram | 1.561.000 |
| 1 gram | 2.887.000 | |
| 10 gram | 28.163.000 | |
| 25 gram | 70.270.000 | |
| 50 gram | 140.251.000 | |
| 100 gram | 280.392.000 | |
| Galeri24 | 0,5 gram | 1.488.000 |
| 1 gram | 2.836.000 | |
| 2 gram | 5.603.000 | |
| 5 gram | 13.906.000 | |
| 10 gram | 27.736.000 | |
| 25 gram | 68.968.000 | |
| 1 kilogram | 2.748.391.000 |
Antam menawarkan rentang ukuran dari 0,5 gram hingga 100 gram, UBS sampai 500 gram, dan Galeri24 hingga 1 kilogram. Hal ini memberi fleksibilitas bagi investor ritel maupun institusi untuk memilih produk sesuai kebutuhan modal.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga
Beberapa faktor eksternal dapat menjelaskan mengapa harga Antam melorot sementara UBS dan Galeri24 tetap. Pertama, nilai tukar dolar AS yang menguat dapat menekan harga emas dalam rupiah karena emas diperdagangkan secara global dalam dolar. Kedua, kebijakan moneter Bank Indonesia dan tingkat suku bunga yang relatif tinggi dapat menurunkan minat beli emas sebagai aset safe‑haven. Ketiga, pasokan logam mulia domestik yang stabil, terutama dari PT Antam, menambah tekanan pada harga jual di pasar domestik.
Sementara itu, UBS dan Galeri24, yang sebagian besar merupakan produk impor atau produksi luar negeri, cenderung menyesuaikan harga berdasarkan biaya impor dan margin distributor, sehingga lebih tahan terhadap fluktuasi jangka pendek.
Implikasi bagi Investor dan Konsumen
Penurunan harga Antam sebesar Rp21.000 per gram memberi peluang bagi pembeli emas fisik yang mengincar harga lebih rendah. Namun, penurunan tersebut masih berada dalam kisaran yang sempit, sehingga tidak menghasilkan perbedaan signifikan bagi investor jangka panjang yang fokus pada nilai intrinsik emas.
Untuk para penjual kembali (buyback), harga referensi tetap pada Rp2.656.000 per gram, dengan ketentuan pajak penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 % bagi transaksi di atas Rp10.000.000. Kebijakan ini tetap berlaku dan menjadi pertimbangan penting bagi pemilik emas yang ingin likuidasi asetnya.
Secara keseluruhan, pasar emas Indonesia pada pertengahan Mei 2026 menunjukkan dinamika yang relatif tenang. Antam mengalami penurunan tipis, sementara dua kompetitor utama tetap stabil, mencerminkan keseimbangan antara faktor internasional dan domestik. Bagi konsumen, pilihan antara Antam, UBS, dan Galeri24 kini lebih ditentukan oleh preferensi merek, ukuran produk, dan strategi investasi masing‑masing.




