Frankenstein45.Com – 01 April 2026 | Andrie Yunus, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, masih berada di rumah sakit RSCM setelah mengalami serangan penyiraman air keras pada 26 Maret 2024. Tim medis RSCM mengungkapkan bahwa luka bakar pada tubuhnya menunjukkan tanda-tanda perbaikan, namun kondisi mata kanannya masih membutuhkan penanganan khusus.
Sementara itu, kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus kini secara resmi ditangani oleh Pusat Penyelidikan dan Penyidikan Militer (Puspom TNI). Puspom TNI telah membuka penyelidikan formal untuk mengusut motif, pelaku, serta jaringan yang terlibat dalam aksi tersebut. Tim investigasi akan bekerja sama dengan kepolisian setempat dan lembaga terkait lainnya untuk mengumpulkan bukti dan saksi.
Berikut rangkaian kejadian dan tindakan yang telah diambil:
- 26 Maret 2024: Andrie Yunus diserang dengan penyiraman air keras di kediamannya.
- Setelah kejadian, ia langsung dilarikan ke RSCM untuk perawatan awal.
- 30 Maret 2024: Tim medis RSCM melakukan tindakan penjahitan sementara pada mata kanan.
- 1 April 2024: Puspom TNI mengumumkan penanganan resmi kasus penyiraman air keras.
- 2 April 2024: RSCM menyatakan luka bakar tubuh menunjukkan perbaikan signifikan.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa Andrie Yunus berada dalam kondisi stabil dan terus dipantau secara intensif. Sementara itu, Puspom TNI menambahkan bahwa proses penyelidikan akan berjalan cepat dan transparan, dengan harapan dapat mengungkap pelaku serta memberikan keadilan bagi korban.




