Kontingen Barito Utara Memukau di Pawai Budaya FBIM 2026
Kontingen Barito Utara Memukau di Pawai Budaya FBIM 2026

Kontingen Barito Utara Memukau di Pawai Budaya FBIM 2026

Frankenstein45.Com – 18 Mei 2026 | Kontingen Kabupaten Barito Utara kembali menunjukkan kebanggaan budaya daerahnya pada Pawai Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya pada Minggu kemarin. Penampilan mereka berhasil menarik perhatian ribuan penonton yang hadir, sekaligus menegaskan peran penting seni tradisional dalam mempererat persatuan dan identitas suku Dayak.

Dalam pawai tersebut, delegasi Barito Utara menampilkan rangkaian tarian, musik, serta kostum tradisional yang dirancang secara detail. Berikut beberapa elemen utama yang menonjol:

  • Kostum Berwarna Cerah: Baju dan kain tenun khas Dayak dengan motif geometris yang dipadukan dengan aksesoris perak tradisional.
  • Alat Musik: Gendang, sape, dan seruling bambu yang dimainkan secara sinkron, menciptakan alunan melodi khas hutan Kalimantan.
  • Tarian Tradisional: Tari Giring-Giring, Tari Kancil, dan Tari Piring yang menampilkan gerakan dinamis serta simbolisme alam.
  • Penampilan Kelompok Anak: Generasi muda membawa warisan budaya dengan semangat, menambah nuansa harapan bagi kelestarian budaya.

Reaksi penonton pun sangat positif. Banyak yang mengunggah video pawai tersebut di media sosial, memuji keindahan visual dan kekayaan budaya yang dipertunjukkan. Beberapa komentar menyoroti keaslian kostum dan keutuhan gerakan tari yang memukau.

Penyelenggara FBIM menilai keberhasilan pawai ini sebagai bukti kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, seniman, serta komunitas budaya dapat menghasilkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif. Mereka berharap ke depannya, lebih banyak kabupaten di Kalimantan akan berpartisipasi dengan cara serupa, memperluas jangkauan budaya tradisional ke panggung nasional.

Dengan penampilan yang memukau ini, Kontingen Barito Utara tidak hanya berhasil mencuri sorotan, tetapi juga memperkuat posisi Kalimantan sebagai wilayah yang kaya akan warisan budaya yang hidup dan relevan di era modern.