Kota Bekasi Bangun Fasilitas PSEL untuk Mengolah Sampah Menjadi Listrik
Kota Bekasi Bangun Fasilitas PSEL untuk Mengolah Sampah Menjadi Listrik

Kota Bekasi Bangun Fasilitas PSEL untuk Mengolah Sampah Menjadi Listrik

Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Kota Bekasi menginisiasi proyek fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dimulai pada Maret 2026. Fasilitas ini dirancang untuk memproses hingga 1.500 ton sampah tiap harinya dan mengubahnya menjadi listrik yang dapat dialirkan ke jaringan PLN.

Tujuan utama pembangunan PSEL adalah mengatasi akumulasi sampah yang terus meningkat serta menyediakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan mengolah sampah organik dan non‑organik melalui teknologi termal, proyek ini diharapkan dapat mengurangi beban TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terakhir) dan menurunkan emisi gas rumah kaca.

Aspek Rincian
Mulai konstruksi Maret 2026
Kapasitas pengolahan 1.500 ton sampah per hari
Produk utama Listrik (sekitar 30 MW)
Manfaat lingkungan Pengurangan volume sampah sebesar 90 %, penurunan emisi CO₂

Beberapa langkah strategis yang diambil meliputi:

  • Pemetaan sumber sampah di wilayah kota untuk memastikan pasokan yang stabil.
  • Kerjasama dengan pihak swasta dan universitas dalam riset teknologi pembakaran bersih.
  • Penerapan program edukasi publik tentang pemilahan sampah di sumber.
  • Integrasi hasil listrik ke jaringan PLN dengan tarif khusus untuk sektor publik.

Proyek PSEL ini juga membuka peluang kerja baru bagi warga Bekasi, mulai dari tenaga teknis operasional hingga tenaga administrasi dan pemeliharaan. Pemerintah kota menargetkan operasional penuh pada akhir 2027, dengan harapan dapat menjadi model bagi kota‑kota lain di Indonesia.

Keberhasilan PSEL akan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam pemilahan sampah serta dukungan kebijakan berkelanjutan. Jika berjalan lancar, fasilitas ini tidak hanya akan menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga menjadi sumber energi terbarukan yang dapat mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik konvensional.