Kriteria Usulan Cerita Lokal Harus Unik dan Dekat dengan Masyarakat
Kriteria Usulan Cerita Lokal Harus Unik dan Dekat dengan Masyarakat

Kriteria Usulan Cerita Lokal Harus Unik dan Dekat dengan Masyarakat

Frankenstein45.Com – 24 April 2026 | Andre Awe, Kepala Produksi Original Series Vidio, mengungkapkan standar utama yang harus dipenuhi oleh tim kreatif ketika mengajukan ide cerita lokal untuk platform streaming. Menurutnya, sebuah usulan harus mampu menampilkan keunikan budaya setempat sekaligus resonansi kuat dengan kehidupan sehari‑hari penonton.

Berikut adalah poin‑poin kunci yang dijadikan acuan dalam proses pitching:

  • Keunikan konsep: Ide harus menawarkan sudut pandang baru atau mengangkat tema yang belum banyak dieksplorasi dalam produksi nasional.
  • Kedekatan dengan masyarakat: Cerita harus mencerminkan nilai, tradisi, atau masalah yang relevan bagi komunitas tempat cerita itu berlatar.
  • Authentikitas budaya: Penggambaran adat, bahasa, maupun kebiasaan harus akurat dan tidak mengedepankan stereotip.
  • Potensi keterlibatan penonton: Narasi harus mampu memancing emosi, menimbulkan rasa penasaran, dan mendukung interaksi melalui komentar atau diskusi.
  • Kelancaran produksi: Ide harus realistis untuk diproduksi dengan sumber daya yang tersedia, termasuk anggaran, lokasi, dan tenaga kerja.
  • Nilai moral dan sosial: Konten diharapkan menyampaikan pesan positif atau menimbulkan refleksi kritis terhadap isu‑isu sosial.

Untuk memudahkan penilaian, Vidio menyediakan format tabel yang menilai setiap kriteria dengan skor 1‑5. Contoh tabel penilaian:

Kriteria Deskripsi Skor (1‑5)
Keunikan konsep Apakah ide menawarkan sesuatu yang belum ada?
Kedekatan dengan masyarakat Sejauh mana cerita mencerminkan realitas lokal?
Authentikitas budaya Ketepatan representasi adat dan bahasa.
Potensi keterlibatan Kemampuan menarik perhatian dan interaksi.
Kelancaran produksi Kesesuaian anggaran dan logistik.
Nilai moral dan sosial Pesan positif atau kritik konstruktif.

Andre menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya berfokus pada aspek hiburan semata, melainkan juga pada kontribusi cerita terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan komunitas. Dengan standar ini, Vidio berharap dapat memperkaya katalog konten lokal yang tidak hanya menarik secara komersial, tetapi juga bermakna bagi penonton di seluruh Indonesia.