Frankenstein45.Com – 10 April 2026 | Seorang pelajar kelas III bernama Muhammad Aqil Arizal yang dikenal berprestasi meninggal dunia setelah senapan rakitan hasil cetak 3D miliknya meledak saat pelaksanaan ujian praktik di sebuah sekolah di Siak.
Berikut kronologi singkat kejadian yang berhasil dihimpun dari laporan saksi dan pihak sekolah:
- Hari sebelum ujian, Aqil menyelesaikan proyek sains berupa senapan buatan sendiri yang diproduksi dengan printer 3D.
- Pada pagi hari ujian, guru mengizinkan penggunaan prototipe sebagai bagian dari demonstrasi praktis.
- Setelah prosedur awal selesai, Aqil menyiapkan senapan untuk pengujian, namun terjadi kegagalan pada komponen mekanik yang menyebabkan tekanan berlebih.
- Secara tiba‑tiba, senapan tersebut meletus, menimbulkan ledakan kecil dan serpihan logam yang melukai Aqil di bagian dada.
- Guru dan staf segera menghentikan kegiatan, mengevakuasi siswa lain, dan memanggil tim medis serta pemadam kebakaran.
- Tim medis memberikan pertolongan pertama, namun kondisi korban tetap kritis dan dinyatakan meninggal di ruang gawat darurat.
- Polisi dan tim forensik melakukan penyelidikan, menyimpulkan bahwa bahan baku plastik yang tidak sesuai standar dan kurangnya pengawasan menjadi faktor utama kecelakaan.
Pihak sekolah menyatakan akan meninjau kembali prosedur keamanan proyek sains, serta meningkatkan pelatihan bagi guru dalam menilai kelayakan alat yang dipergunakan siswa. Pemerintah daerah Siak juga berjanji untuk menyusun regulasi khusus mengenai penggunaan printer 3D di lingkungan pendidikan.







