Kronologi Penemuan Pendaki Meninggal di Dekat Kawah Saat Erupsi Gunung Dukono
Kronologi Penemuan Pendaki Meninggal di Dekat Kawah Saat Erupsi Gunung Dukono

Kronologi Penemuan Pendaki Meninggal di Dekat Kawah Saat Erupsi Gunung Dukono

Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Gunung Dukono di Pulau Halmahera kembali mengeluarkan erupsi pada tanggal 17 Juni 2024, menyulut kepanikan bagi pendaki dan warga sekitar. Pada malam itu, sekelompok pendaki yang sedang melakukan pendakian ke lereng utara gunung tiba-tiba terperangkap ketika material pasir vulkanik yang tebal menutupi jalur pendakian.

Berikut adalah kronologi penemuan korban jiwa yang ditemukan di dekat kawah:

  • 01:00 WIB – Awal erupsi kecil, awan abu mulai terlihat dan suara gemuruh terdengar di sekitar basecamp.
  • 02:15 WIBTim SAR setempat menerima laporan tentang pendaki yang belum kembali ke titik kumpul.
  • 03:00 WIB – Tim SAR dikerahkan, namun upaya pencarian terhambat oleh material pasir vulkanik yang menutupi area pencarian dengan ketebalan bervariasi, menyulitkan mobilisasi peralatan.
  • 04:30 WIB – Tim menggunakan detektor panas portable untuk menelusuri area yang tertutup pasir, menemukan jejak kaki yang mengarah ke zona dekat kawah.
  • 05:45 WIB – Setelah membersihkan lapisan pasir secara manual, tim menemukan jenazah pendaki laki-laki berusia sekitar 30 tahun di dekat lereng kawah.
  • 06:20 WIB – Identifikasi korban dilakukan dengan bantuan petugas kepolisian; penyebab kematian diperkirakan akibat inhalasi abu vulkanik dan trauma fisik akibat longsor pasir.

Tim SAR melaporkan bahwa kondisi cuaca yang berubah-ubah serta intensitas erupsi membuat proses evakuasi dan pemulihan jenazah menjadi sangat menantang. Material pasir yang menutupi area pencarian memiliki ketebalan yang tidak merata, mulai dari beberapa sentimeter hingga lebih dari satu meter, sehingga memaksa tim untuk bekerja secara bergantian dengan menggunakan alat berat ringan.

Pemerintah daerah setempat mengumumkan penutupan jalur pendakian ke kawasan aktif Gunung Dukono selama minimal 48 jam ke depan, serta mengimbau warga untuk menghindari daerah sekitar kawah hingga situasi aman kembali.