Frankenstein45.Com – 31 Maret 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan bahwa proyek Blok Masela telah memperoleh lampu hijau dari pemerintah. Proyek ini dikelola oleh perusahaan Jepang, Inpex Corporation, yang berencana menyalurkan investasi besar ke sektor energi Indonesia.
Bahlil menyatakan bahwa total investasi Inpex di Indonesia berpotensi mencapai Rp 300 triliun, mencakup pembangunan infrastruktur, eksplorasi minyak dan gas, serta pengembangan energi terbarukan. Angka tersebut menandakan salah satu aliran modal terbesar dalam sejarah industri energi nasional.
Berikut adalah poin‑poin utama terkait proyek dan investasi tersebut:
- Lokasi: Blok Masela, wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau.
- Pengelola: Inpex Corporation, perusahaan energi terkemuka asal Jepang.
- Investasi yang diharapkan: hingga Rp 300 triliun selama masa kontrak.
- Manfaat ekonomi: penciptaan ribuan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan pendapatan negara melalui pajak dan royalty.
- Target produksi: diperkirakan menghasilkan jutaan barel minyak dan miliaran standar meter kubik gas per tahun setelah fase produksi penuh.
Dengan lampu hijau ini, pemerintah berharap proyek Blok Masela dapat mempercepat pencapaian target kemandirian energi dan mendukung agenda transisi energi bersih. Bahlil menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat untuk memastikan proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang.




