Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Beberapa warga di provinsi Lampung dan Banten melaporkan melihat benda bercahaya yang bergerak cepat di langit pada malam hari, memicu spekulasi tentang kemungkinan penampakan UFO. Kejadian ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan mengundang perhatian pihak berwenang.
Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) segera melakukan analisis terhadap fenomena tersebut. Berdasarkan data satelit dan pelacakan radar, objek yang terlihat bukanlah pesawat luar angkasa buatan manusia, melainkan serpihan sampah antariksa yang masuk kembali ke atmosfer bumi.
BRIN mengidentifikasi bahwa serpihan tersebut berasal dari roket peluncur China tipe CZ‑3B, yang pada bulan lalu meluncurkan satelit komersial. Setelah selesai beroperasi, bagian-bagian roket tersebut jatuh kembali ke orbit rendah dan pada akhir pekan mengalami re‑entry, menghasilkan kilatan cahaya yang dapat dilihat dari permukaan.
Ciri‑ciri utama yang membantu peneliti mengklasifikasikan objek antara lain:
- Gerakan lurus dengan kecepatan konstan selama beberapa detik.
- Jejak cahaya berwarna putih kebiruan yang memudar secara bertahap.
- Tidak ada perubahan arah atau pola penerbangan yang biasanya terlihat pada pesawat atau drone.
Fenomena ini menegaskan pentingnya pemantauan sampah antariksa. Setiap tahun ribuan fragmen kecil masuk kembali ke atmosfer, dan meskipun kebanyakan terbakar habis, sebagian dapat mencapai permukaan dan menimbulkan bahaya.
Pihak berwenang menekankan bahwa tidak ada ancaman langsung bagi penduduk Lampung maupun Banten. Namun, mereka mengimbau masyarakat untuk melaporkan penampakan serupa agar data dapat dikumpulkan secara sistematis.




