Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Pemerintah Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah Jalan Prof. Hamka–Moch. Ichsan. Salah satu fokus utama adalah mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh truk overkapasitas di jalur Silayur, yang selama ini menjadi titik rawan kecelakaan dan kerusakan infrastruktur.
Berbagai langkah konkret telah diimplementasikan sejak awal tahun 2024, antara lain:
- Pemasangan timbangan jalan (weighbridge) digital di titik-titik strategis untuk memantau berat kendaraan secara real‑time.
- Peningkatan frekuensi patroli oleh Satpol PP dan kepolisian setempat, khususnya pada jam-jam rawan kelebihan muatan.
- Penerapan sanksi administratif berupa denda hingga Rp5 juta serta penahanan kendaraan yang terbukti melanggar batas muatan.
- Program sosialisasi kepada pengemudi truk dan perusahaan logistik melalui seminar, brosur, serta media sosial resmi Pemkot.
- Kolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan perbaikan permukaan jalan yang mengalami tekanan berlebih.
Berikut rangkuman langkah-langkah beserta penanggung jawabnya:
| Langkah | Penanggung Jawab | Target Penyelesaian |
|---|---|---|
| Pemasangan weighbridge digital | Dinas Perhubungan | Q2 2024 |
| Patroli intensif | Satpol PP & Polsek Semarang | Berjalan terus |
| Sanksi administratif | Bagian Penindakan | Segera setelah pelanggaran |
| Sosialisasi publik | Bagian Komunikasi | Q3 2024 |
| Perbaikan jalan | Dinas Pekerjaan Umum | Q4 2024 |
Dengan kombinasi pengawasan teknis, penegakan hukum, dan edukasi publik, diharapkan risiko kecelakaan akibat truk overkapasitas dapat berkurang signifikan. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif melaporkan kendaraan yang melanggar, sehingga upaya pengamanan jalur Silayur menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.




