Lapas Warungkiara Kelola Lahan Tidur 7 Hektare untuk Dukung Ketahanan Pangan
Lapas Warungkiara Kelola Lahan Tidur 7 Hektare untuk Dukung Ketahanan Pangan

Lapas Warungkiara Kelola Lahan Tidur 7 Hektare untuk Dukung Ketahanan Pangan

Frankenstein45.Com – 10 Juni 2026 | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara di Sukabumi, Jawa Barat, memanfaatkan lahan yang selama ini tidak produktif seluas 7 hektare untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan. Program ini dirancang sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan pelatihan pertanian kepada narapidana.

Tanah yang sebelumnya disebut ‘lahan tidur‘ kini diolah menjadi kebun sayur, padi, dan tanaman hortikultura lain. Kegiatan pertanian dilakukan secara berkelompok, dengan bimbingan petugas pertanian dan pakar agribisnis. Hasil panen dibagikan secara proporsional antara Lapas, dinas pertanian setempat, serta lembaga sosial yang membutuhkan.

Manfaat utama program antara lain:

  • Menambah pasokan bahan pangan lokal, mengurangi ketergantungan pada impor.
  • Memberikan keterampilan bertani kepada narapidana, meningkatkan peluang reintegrasi sosial pasca-pembebasan.
  • Mengoptimalkan penggunaan lahan publik yang selama ini tidak dimanfaatkan.

Pemerintah daerah dan Kementerian Hukum dan HAM memberikan dukungan berupa bibit, pupuk, serta pelatihan teknis. Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan lahan seluas 7 hektare ini dapat menghasilkan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan sekitar wilayah Sukabumi.

Keberhasilan inisiatif ini menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lain di Indonesia untuk mengintegrasikan program pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberdayakan narapidana.