Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | Produsen mobil listrik asal China, BYD, mencatat penjualan domestik yang terus menurun selama delapan bulan berturut-turut, meski ekspor kendaraan mereka menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
Pada bulan April, BYD berhasil menjual 314.100 unit kendaraan penumpang di pasar domestik, menurun 15,7 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini melanjutkan tren negatif sejak September 2023, ketika penurunan pertama kali tercatat.
Data penjualan domestik 8 bulan terakhir
| Bulan | Penjualan (unit) | Perubahan YoY |
|---|---|---|
| September 2023 | 372.000 | -5,2 % |
| Oktober 2023 | 360.500 | -6,1 % |
| November 2023 | 350.200 | -7,0 % |
| Desember 2023 | 340.800 | -8,3 % |
| Januari 2024 | 329.400 | -10,4 % |
| Februari 2024 | 322.600 | -12,1 % |
| Maret 2024 | 318.300 | -13,8 % |
| April 2024 | 314.100 | -15,7 % |
Sementara itu, ekspor BYD mengalami peningkatan yang mengimbangi penurunan pasar domestik. Pada kuartal pertama 2024, volume ekspor mencapai lebih dari 120.000 unit, naik sekitar 20 % dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh permintaan kuat di pasar Eropa, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.
Para analis menilai bahwa penurunan penjualan domestik dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain persaingan harga yang ketat, kebijakan subsidi pemerintah yang berubah, serta pergeseran preferensi konsumen ke merek lain yang menawarkan fitur otonom lebih canggih. Di sisi lain, strategi BYD untuk memperluas jaringan distribusi di luar negeri dan menyesuaikan produk dengan regulasi lokal membantu meningkatkan pangsa pasar ekspor.
Ke depan, BYD berencana meluncurkan beberapa model baru berbasis teknologi baterai yang lebih efisien, serta memperkuat kolaborasi dengan produsen lokal di wilayah tujuan ekspor. Upaya ini diharapkan dapat menstabilkan penjualan domestik sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar global.




