Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | KRI Silas Papare-386 menggelar latihan menembak pada 2 April 2026 di perairan Laut Natuna Utara, wilayah yang menjadi titik fokus keamanan maritim Indonesia.
Latihan ini dirancang untuk meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan tempur prajurit TNI Angkatan Laut dalam menghadapi potensi ancaman di zona strategis tersebut.
- Mengasah akurasi tembakan meriam utama 76 mm dan senapan mesin kaliber 12,7 mm.
- Melatih koordinasi tembak‑tembakan antara kapal perang dan unit darat yang ditempatkan di pulau-pulau kecil.
- Mensimulasikan skenario serangan udara dan permukaan secara bersamaan.
| Jenis Senjata | Jumlah |
|---|---|
| Meriam 76 mm | 1 unit |
| Senapan Mesin 12,7 mm | 4 unit |
Latihan ini merupakan respons terhadap meningkatnya aktivitas kapal asing di sekitar Natuna Utara yang kerap menimbulkan ketegangan diplomatik. Menurut pejabat TNI AL, kemampuan menembak presisi dan respons cepat menjadi faktor kunci untuk menegakkan kedaulatan wilayah laut Indonesia.
Komandan kapal, Letnan Kolonel (Mar) Arifin, menyatakan bahwa kru telah berhasil mencapai standar akurasi yang ditetapkan, sekaligus meningkatkan interoperabilitas dengan satuan lain. “Kita harus siap setiap saat, mengingat posisi strategis Natuna sebagai gerbang masuk ke Selat Malaka,” ujarnya.
Dengan hasil latihan yang memuaskan, TNI AL berencana memperluas program serupa ke wilayah perbatasan lainnya, termasuk Selat Karimata dan perairan Selat Bangka, guna memperkuat jaringan pertahanan maritim nasional.




