Frankenstein45.Com – 21 Mei 2026 | Petaling Jaya – Shuttler tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, resmi mengonfirmasi keikutsertaannya dalam US Open 2026 yang akan digelar di California, Amerika Serikat. Pengumuman tersebut disertai dengan berita bahwa tim pendampingnya telah menyelesaikan urusan visa di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kuala Lumpur, menandai langkah penting dalam persiapan turnamen internasional tersebut.
Menurut pernyataan resmi kedutaan, delegasi Zii Jia tiba di kantor konsuler pada hari Rabu lalu untuk mengajukan permohonan visa. “Dari KL ke LA! Kami sangat antusias menyambut bintang bulu tangkis Malaysia, Lee Zii Jia, dan timnya di Kedutaan AS hari ini, menjelang kompetisi mereka di Los Angeles,” ujar kedutaan dalam unggahan media sosialnya. Kalimat tersebut menegaskan bahwa olahraga memiliki peran unik dalam menjalin persahabatan antara dua negara.
Jadwal Turnamen dan Persiapan
US Open 2026 termasuk dalam kategori Super 300 Badminton World Federation (BWF) dan dijadwalkan berlangsung pada 23–28 Juni. Turnamen ini menjadi titik fokus utama Zii Jia setelah serangkaian penampilan di Asia Tenggara dan Australia. Sebelumnya, ia memutuskan untuk tidak ikut serta di Malaysian Masters di Kuala Lumpur meski sempat menerima undangan lewat putaran kualifikasi setelah beberapa pemain menarik diri.
Keputusan tersebut diikuti dengan penampilan kurang memuaskan di Thailand Open, di mana Zii Jia tereliminasi di babak pertama setelah kalah dari pemain Israel, Daniil Dubovenko. Meskipun demikian, ia tetap berada di urutan ketiga daftar cadangan untuk Super 750 Singapore Open (26–31 Mei) dan terdaftar dalam daftar kualifikasi Super 500 Australian Open (9–14 Juni), turnamen yang berhasil dimenangkannya pada edisi 2024.
Selain itu, nama Zii Jia tercantum di draw utama Super 300 Macau Open (16–21 Juni), yang berpotensi menjadi pemberhentian terakhir sebelum meluncur ke Amerika. Jadwal yang padat ini mencerminkan tekadnya untuk kembali ke puncak performa setelah jeda singkat.
Harapan dan Dampak bagi Bulutangkis Indonesia
Lee Zii Jia, yang berusia 28 tahun, pernah menjadi juara Thailand Open pada 2022 dan 2024. Keikutsertaannya di US Open diharapkan tidak hanya menambah poin dunia, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan teknik serta mental di panggung internasional yang kompetitif. Bagi bulu tangkis Malaysia, penampilan Zii Jia di turnamen Amerika menjadi indikator kuat bahwa generasi baru mampu menantang dominasi pemain-pemain Asia lainnya.
Para pengamat menilai bahwa keberhasilan Zii Jia di US Open dapat meningkatkan popularitas bulu tangkis di Amerika Serikat, memperluas basis penonton, dan membuka peluang sponsor baru bagi atlet Asia. “Kehadiran seorang pemain top Asia di turnamen BWF di Amerika memberikan sinyal positif bagi pertumbuhan olahraga ini secara global,” ujar salah satu analis BWF.
Dengan semua persiapan yang kini telah selesai, termasuk urusan visa, Lee Zii Jia dan timnya menatap kompetisi dengan optimisme tinggi. Mereka berharap dapat menampilkan permainan agresif, variasi pukulan yang tajam, serta strategi yang telah dipoles selama serangkaian turnamen pra-US Open.
Jika Zii Jia berhasil menembus babak final atau bahkan meraih gelar, itu akan menjadi bukti nyata bahwa comeback yang ia jalani tidak hanya sekadar mengisi jadwal, melainkan merupakan langkah strategis untuk mengembalikan nama Malaysia ke puncak peringkat dunia.
Seiring hitungan hari menuju keberangkatan, mata dunia bulu tangkis kini tertuju pada Los Angeles, menanti aksi-aksi spektakuler Lee Zii Jia di lapangan berpasir Amerika.




