Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta menekankan pentingnya langkah tegas dari Pemerintah Provinsi dalam menanggulangi fenomena premanisme dan tawuran yang kian marak di ibu kota. Mereka menilai bahwa aksi-aksi kekerasan tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga menurunkan rasa aman warga serta menodai citra Jakarta sebagai pusat ekonomi dan budaya.
Beberapa rekomendasi konkret yang diajukan antara lain:
- Penguatan kehadiran Satpol PP dan satuan keamanan lain di titik-titik rawan, termasuk patroli intensif pada jam-jam rawan.
- Peningkatan koordinasi antara kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Dinas Sosial untuk mengidentifikasi dan menindak pelaku secara cepat.
- Penerapan program rehabilitasi bagi pelaku premanisme, meliputi pelatihan keterampilan kerja dan konseling psikologis.
- Penggunaan teknologi pengawasan, seperti CCTV dengan sistem analisis video, untuk memantau potensi konflik sebelum berkembang menjadi tawuran.
- Peningkatan peran serta masyarakat melalui program lingkungan hidup bersih dan aman (PLBAS) yang melibatkan warga dalam mengawasi dan melaporkan kejadian.
Legislator juga menekankan bahwa penindakan tidak boleh bersifat selektif. Semua pelaku, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi, harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Mereka menutup dengan harapan bahwa langkah-langkah tegas dan terintegrasi dapat memulihkan rasa aman serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jakarta.




