Leva Nuang: Ritual Sakral Memulai Perburuan Paus di Lamalera, NTT
Leva Nuang: Ritual Sakral Memulai Perburuan Paus di Lamalera, NTT

Leva Nuang: Ritual Sakral Memulai Perburuan Paus di Lamalera, NTT

Frankenstein45.Com – 03 Mei 2026 | Leva Nuang merupakan upacara tradisional yang dilaksanakan oleh masyarakat pesisir Lamalera, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, sebagai penanda resmi dimulainya musim perburuan paus. Upacara ini bersifat sakral dan melibatkan seluruh komunitas, termasuk para pemburu, tokoh adat, serta penduduk setempat.

Secara harfiah, “Leva Nuang” dapat diartikan sebagai “menyambut laut”. Upacara dimulai dengan persiapan fisik dan spiritual para pemburu, kemudian dilanjutkan dengan serangkaian prosesi yang meliputi:

  • Penghormatan kepada arwah leluhur dan dewa laut melalui doa bersama.
  • Pemberian persembahan berupa makanan tradisional, seperti ikan bakar, kelapa, dan hasil pertanian.
  • Pemotongan kayu khas yang dijadikan simbol keberanian dan keselamatan di laut.
  • Penyerahan “tanda” atau simbol kepemilikan kapal kepada pemburu yang akan memimpin ekspedisi.
  • Nyanyian tradisional yang mengisahkan sejarah perburuan paus di Lamalera.

Setelah prosesi selesai, para pemburu berlayar menggunakan perahu tradisional “sampan” yang dilengkapi dengan tombak panjang. Meskipun perburuan paus telah diatur oleh perjanjian internasional, Lamalera tetap memperoleh kuota khusus karena praktiknya dianggap sebagai bagian dari warisan budaya takbenda.

Upacara Leva Nuang tidak hanya menegaskan identitas budaya masyarakat Lamalera, tetapi juga menimbulkan perdebatan di tingkat nasional dan internasional. Sebagian pihak menilai ritual ini penting untuk melestarikan tradisi, sementara organisasi lingkungan mengkritik dampak ekologis dari perburuan paus.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia bekerja sama dengan UNESCO untuk mendokumentasikan dan melindungi tradisi ini, sekaligus mendorong upaya konservasi laut yang lebih berkelanjutan.

Leva Nuang tetap menjadi momen penting yang menyatukan generasi, memperkuat rasa kebersamaan, dan mengingatkan akan hubungan erat antara manusia dan laut dalam budaya Lamalera.