Frankenstein45.Com – 09 April 2026 | Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Farida Farichah, menegaskan pentingnya sinergi antara Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) untuk memperluas akses pembiayaan di desa Merah Putih. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui skema pembiayaan berbasis komunitas.
Beberapa langkah strategis yang diambil antara lain:
- Penyediaan dana bergulir khusus untuk koperasi dan BMT yang beroperasi di desa Merah Putih.
- Pembentukan unit layanan keuangan mikro yang dikelola bersama oleh LPDB Koperasi dan BMT.
- Pelatihan manajemen keuangan dan pengelolaan usaha bagi anggota koperasi dan nasabah BMT.
Target utama program ini meliputi:
| Indikator | Target 2024 |
|---|---|
| Jumlah koperasi yang menerima pembiayaan | 150 unit |
| Jumlah BMT yang terlibat | 45 lembaga |
| Total nilai pembiayaan | Rp 250 miliar |
| Populasi desa yang terbantu | 12.000 jiwa |
Selain itu, kerjasama ini juga diharapkan dapat menstimulus pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa Merah Putih, khususnya di bidang pertanian, kerajinan, dan pariwisata lokal. Dukungan pembiayaan yang lebih luas akan memungkinkan para pelaku usaha untuk meningkatkan produksi, mengakses pasar yang lebih luas, serta mengadopsi teknologi tepat guna.
Keberlanjutan program akan dipantau melalui evaluasi triwulanan yang melibatkan pihak LPDB Koperasi, BMT, serta pemerintah daerah. Hasil evaluasi akan menjadi dasar perbaikan kebijakan dan penyesuaian alokasi dana ke depan.




