Maimon Herawati: Turki Kirim Tiga Pesawat, Saya Merasa Turki Behind the Scene
Maimon Herawati: Turki Kirim Tiga Pesawat, Saya Merasa Turki Behind the Scene

Maimon Herawati: Turki Kirim Tiga Pesawat, Saya Merasa Turki Behind the Scene

Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Steering Committee Global Sumud Flotilla 2.0, Maimon Herawati, mengungkap peran signifikan Pemerintah Turki dalam upaya pemulangan relawan internasional yang tertahan di wilayah konflik. Menurut Herawati, Turki mengirim tiga pesawat militer untuk mengevakuasi para relawan, termasuk dua wartawan dari Republika yang sebelumnya ditahan oleh kelompok Zionis.

Ketiga pesawat tersebut, yang terdiri dari dua pesawat transportasi dan satu pesawat pengintai, beroperasi di luar zona perang dan menyediakan jalur aman bagi para tahanan. Proses evakuasi berlangsung selama dua hari, dimulai pada sore hari pertama dan berakhir pada pagi hari kedua, dengan koordinasi intens antara tim Turki, komite Global Sumud, dan perwakilan media.

  • Pesawat pertama membawa 12 relawan dan dua wartawan.
  • Pesawat kedua mengevakuasi 15 relawan tambahan.
  • Pesawat ketiga berfungsi sebagai pengawalan udara, memastikan tidak ada intervensi dari pihak lain.

Herawati menilai bahwa intervensi Turki bersifat “behind the scene”—tidak selalu terlihat oleh publik namun sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa. Ia menambahkan bahwa tanpa dukungan logistik dan diplomatik Turki, proses pemulangan ini mungkin akan terhambat atau bahkan gagal.

Kasus penahanan wartawan Republika menjadi sorotan khusus karena menyoroti risiko yang dihadapi jurnalis di zona konflik. Setelah dibebaskan, kedua wartawan tersebut melaporkan kondisi penahanan yang keras, termasuk pembatasan komunikasi dan pemeriksaan ketat.

Herawati mengajak komunitas internasional untuk lebih menghargai peran negara-negara yang memberikan bantuan logistik di balik layar, serta menuntut perlindungan yang lebih kuat bagi para relawan dan jurnalis yang bekerja di medan berbahaya.