Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Malaysia dan Thailand menegaskan komitmen untuk mempercepat pencapaian target perdagangan bilateral senilai sekitar 30 miliar dolar AS, setara dengan Rp521 triliun. Kedua negara menandatangani serangkaian nota kesepahaman (MoU) dalam pertemuan tingkat menteri perdagangan yang berlangsung pada awal tahun ini.
Target perdagangan yang awalnya ditetapkan untuk tercapai pada akhir 2027 dipercepat, dengan harapan nilai pertukaran barang dan jasa dapat mencapai angka tersebut pada 2024‑2025. Langkah percepatan ini sejalan dengan agenda integrasi ekonomi kawasan ASEAN serta upaya meningkatkan daya saing regional.
Beberapa sektor menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan volume perdagangan, antara lain:
- Pertanian dan produk agro‑industri
- Industri otomotif dan komponen
- Pariwisata dan layanan terkait
- Ekonomi digital, termasuk e‑commerce dan fintech
Selain itu, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam hal standar teknis, regulasi bea masuk, serta fasilitasi investasi lintas batas.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Target Nilai | US$30 miliar (≈Rp521 triliun) |
| Target Waktu | 2027, dipercepat menjadi 2024‑2025 |
| Sektor Utama | Pertanian, otomotif, pariwisata, ekonomi digital |
Para pejabat menilai bahwa percepatan ini tidak hanya akan meningkatkan arus perdagangan, tetapi juga menciptakan peluang kerja baru, memperluas jaringan investasi, serta memperkuat posisi kedua negara dalam rantai nilai global.




